{"id":4292,"date":"2021-12-23T04:01:00","date_gmt":"2021-12-23T04:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog-staging.wowrack.co.id\/2021\/12\/23\/waspadai-10-ancaman-keamanan-data-dan-cara-mengatasinya\/"},"modified":"2026-03-18T15:21:22","modified_gmt":"2026-03-18T08:21:22","slug":"waspadai-10-ancaman-keamanan-data-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/waspadai-10-ancaman-keamanan-data-dan-cara-mengatasinya\/","title":{"rendered":"Waspadai 10 Ancaman Keamanan Data dan cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Ancaman keamanan data selalu menjadi kekhawatiran utama bagi<br \/>\nsetiap orang yang memanfaatkan teknologi digital terutama pemilik suatu bisnis.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Bagaimana tidak, seiring pesatnya perkembangan teknologi,<br \/>\ntingkat ancaman keamanan data pun ikut meningkat. Di Indonesia sendiri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan telah<br \/>\nterjadi sebanyak 888.711.736 serangan siber pada 2 kuartal awal tahun 2021.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Selain kurangnya teknologi keamanan, keberhasilan kasus<br \/>\nkejahatan siber juga didukung oleh rendahnya kewaspadaan masyarakat dalam<br \/>\npenggunaan internet. Tidak heran, terjadinya percepatan transformasi digital<br \/>\nmemaksa setiap orang untuk terjun pada dunia digital agar dapat bertahan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Terlebih untuk pemilik usaha yang baru memutuskan untuk <i>go digital<\/i> dan meninggalkan sistem<br \/>\nbisnis konvensional. Mereka cenderung memiliki kewaspadaan yang rendah terhadap<br \/>\nancaman keamanan data yang mungkin terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Jika Anda salah satu di antaranya, Anda wajib mengetahui<br \/>\nancaman keamanan data apa saja yang ada dan bagaimana cara mengatasinya.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: x-large\">10 Ancaman<br \/>\nKeamanan Data dan Solusinya<\/span><\/span><\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Virus <\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Virus merupakan ancaman keamanan data yang paling banyak<br \/>\ndiketahui oleh banyak orang. Tapi apakah Anda betul memahami apa itu virus dan<br \/>\ncara kerjanya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Virus atau yang biasa orang sebut dengan virus komputer<br \/>\nmerupakan salah satu jenis malware, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk<br \/>\nmerusak sistem dan jaringan atau mencuri data suatu perangkat yang terinfeksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Virus komputer sendiri adalah sebuah kode berbahaya yang<br \/>\nbisa mereplikasi diri sendiri ke program atau perangkat lain. Seperti halnya<br \/>\nvirus pada manusia, virus komputer memerlukan inang berupa program atau<br \/>\nperangkat untuk menempel. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Biasanya ketika virus berhasil mereplikasi diri ke program<br \/>\nbaru dia bersifat tidak aktif, karena itu banyak pengguna yang tidak menyadari<br \/>\nbahwa program atau perangkat mereka terinfeksi. Meskipun tidak aktif, virus<br \/>\ntetap bisa terus mereplikasikan diri dan menyebar ke program lainnya.<\/span><\/p>\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/web-application-firewall-waf-manfaat-untuk-bisnis\/\">Fungsi WAF untuk mengatasi DDOS<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Virus akan aktif ketika pengguna menginstall atau<br \/>\nmengaktifkan program yang terinfeksi. Ketika virus telah aktif, pemilik virus<br \/>\ndapat mengambil alih kontrol komputer dan melakukan pencurian atau perusakan<br \/>\ndata.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara Menghindari infeksi Virus<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Menginstall antivirus dan anti-malware merupakan cara yang<br \/>\npaling efektif saat ini untuk menghindari serangan virus. Pastikan bahwa<br \/>\nantivirus dan anti-malware yang Anda install memiliki lisensi resmi dan selalu<br \/>\nterupdate. Antivirus dan anti-malware yang out-of-date tidak bisa bekerja<br \/>\nmaksimal dan berisiko menjadi inang yang aman bagi virus komputer.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Selai itu, pastikan setiap orang yang menggunakan sistem<br \/>\natau infrastruktur Anda memahami cara kerja virus dan apa saja yang bisa<br \/>\nmenyebabkan virus masuk ke sistem. Setiap orang wajib tahu kegiatan seperti<br \/>\nasal klik pada link tidak dikenal atau pada iklan di internet dapat menjadi<br \/>\npintu masuk virus. Dengan begini, setiap orang akan lebih berhati-hati dan bisa<br \/>\nbekerja sama untuk menciptakan infrastruktur yang aman.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Botnet<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Botnet adalah sekumpulan perangkat yang terinfeksi virus di<br \/>\nmana kontrol akan perangkat tersebut diambil alih oleh pemilik virus. Sebagai<br \/>\nperumpamaan, perangkat yang menjadi botnet seperti halnya robot yang<br \/>\ndikendalikan dari jarak jauh. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Jika perangkat Anda menjadi botnet, Anda tidak hanya akan kehilangan<br \/>\nkendali atas perangkat yang mana bisa mengganggu proses bekerja, tapi perangkat<br \/>\nAnda juga menjadi bagian dari kelompok yang melakukan tindakan ilegal dan<br \/>\nmenjadi ancaman keamanan data pengguna lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Adanya kegiatan-kegiatan ilegal yang biasa dilakukan oleh<br \/>\nbotnet adalah serangan DDoS (<i>Distributed<br \/>\nDenial of Service<\/i>), <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/spam\/\">email spam<\/a>, dan lainnya. <\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Bagaimana Cara Menghindarkan Perangkat Menjadi Botnet?<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Ada banyak cara yang bisa menjadi solusi kekhawatiran akan<br \/>\ninfeksi botnet ini, beberapa diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">1. Memastikan OS perangkat dan setiap software yang<br \/>\nterinstall di dalamnya selalu terupdate.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">2. Mengimplementasikan anti-botnet tools untuk mendeteksi<br \/>\ndan mem-block virus bot. Anti-botnet tools biasanya termasuk implementasi<br \/>\nfirewall dan antivirus. Dengan begitu Anda bisa mencegah virus bot masuk serta<br \/>\nmenghapus virus bot yang terlanjur berada pada sistem.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">3. Secara aktif memonitor sistem jaringan. Dengan mencari<br \/>\ndan mendeteksi kegiatan yang mencurigakan pada jaringa sistem infrastruktur<br \/>\nperusahaan maka Anda bisa dengan cepat menemukan virus bot yang ada di dalam<br \/>\nsistem dan segera mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">4. Mengedukasi pengguna sistem agar lebih waspada saat<br \/>\nberkegiatan di internet. Pastikan setiap pengguna memahami bahwa penting untuk<br \/>\ntidak asal klik pada link atau lampiran email dengan source yang tidak<br \/>\nterpercaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Serangan <i>Drive-by Download<\/i><\/span><\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Apakah Anda pernah secara tidak sengaja mendownload file<br \/>\natau software ketika ingin mengakses suatu <i>site<\/i>?<br \/>\nBegitulah bagaimana ancaman keamanan data yang berasal dari <i>drive-by download <\/i>bekerja. Anda dipaksa<br \/>\nmendownload sesuatu ketika meng-klik link, iklan, atau lampiran email yang mana<br \/>\ntelah tersisipi oleh virus. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Secara singkat <i>drive-by<br \/>\ndownload <\/i>adalah salah satu metode pelaku kejahatan siber untuk menginfeksi<br \/>\nperangkat atau program. Pengguna tidak perlu menginstall atau membuka apa saja<br \/>\nyang baru saja terdownload untuk mengaktifkan malware, karena mereka akan<br \/>\nsecara otomatis aktif menduplikasi diri dan menyebar. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Yang membahayakan dari <i>drive-by<br \/>\ndownload<\/i> ini terkadang pengguna tidak menyadari telah tidak sengaja<br \/>\nmendownload sesuatu. Dan oleh karenanya, mereka juga tidak sadar bahwa<br \/>\nperangkat telah terinfeksi. <\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"font-size: medium\"><span style=\"color: #0b5394\">Cara<br \/>\nMenghindari Serangan <\/span><i><span style=\"color: #0b5394\">Drive-by Download<\/span><\/i><\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Dengan melihat bagaimana <i>drive-by<br \/>\ndownload <\/i>bekerja, dapat disimpulkan bahwa cara terbaik untuk menghindarinya<br \/>\nadalah dengan mengedukasi diri serta setiap orang yang mengakses sistem yang<br \/>\nsama dengan tidak sembarangan mengakses situs website yang tidak dikenal atau<br \/>\nmencurigakan. Namun, jika terlanjur terkena serangan ini, cara terbaiknya<br \/>\nadalah dengan menginstall antivirus dan firewall untuk menghapus virus yang<br \/>\nteranjur ada di dalam sistem perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Phising<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Phising adalah salah satu metode serangan siber yang membuat<br \/>\ntargetnya melakukan suatu aksi untuk mendapatkan data sensitive korbannya.<br \/>\nSeperti namanya, cara kerja phising adalah dengan memancing korban untuk melakukan<br \/>\napa yang diinginkan pelaku seperti membagikan informasi penting, membagikan<br \/>\nkontak, mendownload lampiran file yang berisi malware, atau membayarkan<br \/>\nsejumlah uang. \u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Biasanya pelaku phising menggunakan platform seperti email,<br \/>\nSMS, atau aplikasi chat seperti whatsapp dan lainnya. berpura-pura sebagai<br \/>\norang yang kita kenal atau dari perusahaan tertentu yang menawarkan hadiah atau<br \/>\nmeminta bantuan. Namun tidak jarang juga yang seolah mengirim tagihan langganan<br \/>\nsuatu layanan dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Dengan cara-cara yang terlihat normal seperti ini, banyak<br \/>\norang yang akhirnya terkena serangan phising. Mereka akan dengan sukarela<br \/>\nmeng-klik link yang diberikan pada email phising dan mengisikan data diri<br \/>\nsensitif mereka sendiri. Di mana data yang telah tersubmit tersebut bisa<br \/>\ndigunakan untuk banyak hal termasuk untuk merugikan korbannya atau bahkan orang<br \/>\nlain.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMengindari Phising<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Meskipun sangat <i>tricky<\/i>,<br \/>\ntapi cara untuk menghindari terkena serangan phising sangatlah simple. Cara<br \/>\nyang paling efektif adalah dengan berhati-hati dalam membuka email, atau pesan<br \/>\ndari platform manapun. Pastikan meneliti alamat atau nomor pengirim, domain<br \/>\nwebsite, serta lampiran file atau link. Jika lampiran file atau link sangat<br \/>\ntidak relevan dan terlihat mencurigakan lebih baik tidak perlu dibuka maupun<br \/>\ndidownload.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Selain itu, hindari mendownload software atau aplikasi dari<br \/>\nsitus tidak resmi. Atau menggunakan <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/security\/simulasi-phishing\/\">layanan simulasi phising<\/a><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Serangan DDoS<br \/>\n<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\"><i>Distributed Denial of<br \/>\nService<\/i> atau DDoS merupakan sebuah serangan siber yang bertujuan untuk membuat<br \/>\nsuatu server <i>ter-shut down.<\/i> Pelaku<br \/>\nDDoS mengirimkan request dan paket dalam jumlah sangat besar sehingga<br \/>\nmemberatkan beban kerja server korban dan memperlambat proses kerja, hingga<br \/>\nmemaksa server korban untuk menolak request dan paket asli dari user dan<br \/>\nberakhir ter-<i>shut down<\/i> atau mati total.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Selain serangan malware atau virus, serangan DDoS ini juga<br \/>\nterhitung yang paling sering terjadi pada suatu perusahaan. Sasaran DDoS<br \/>\nsendiri diantaranya server, website, aplikasi, maupun webapp perusahaan. <\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMenghindari DDoS<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Adapun cara menghindari DDoS adalah dengan menyediakan<br \/>\nkapasitas yang cukup besar untuk mengatasi lonjakan traffic yang tinggi sambil terus<br \/>\nmelakukan monitoring pada jaringan. Dengan begitu, jika terlihat ada aktivitas<br \/>\nyang tidak biasa pada network akan segera ditemukan dan diatasi. Selain itu<br \/>\npastikan firewall Anda selalu dalam keadaan aktif dan ter-<i>update<\/i>.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Ransomware<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Sama halnya dengan virus, ransomware adalah salah satu jenis<br \/>\nmalware yang bisa disematkan dalam lampiran email, aplikasi, external storage,<br \/>\ndan file yang terdownload dari situs atau iklan tidak resmi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Yang membuat ransomware berbahaya adalah cara kerjanya yang<br \/>\nmensematkan kode enkripsi pada data yang tersimpan di perangkat korbannya. Kode<br \/>\nenkripsi itu membuat pemilik data tidak dapat mengaksesnya. Agar dapat<br \/>\nmengaksesnya kembali biasanya pelaku meminta uang tebusan yang tidak sedikit.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMenghindari Serangan Ransomware<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk menghindari<br \/>\nserta menghadapi serangan ransomware adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">1. Waspada terhadap lampiran, link, eksternal storage, dan<br \/>\nsitus yang tidak resmi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">2. menginstall dan terus mengupdate Firewall serta<br \/>\nantivirus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">3. Pastikan telah <a href=\"http:\/\/blog.wowrack.co.id\/2021\/09\/cara-terhindar-dari-serangan-ransomware.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\"><b>membackup<\/b><br \/>\n<\/a>setiap data secara rutin agar jika ransomware berhasil masuk Anda hnaya perlu<br \/>\nmerestore tidak perlu membayarkan sejumlah uang pada pelaku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">4. Akan lebih aman jika perusahaan menyimpan data pada site<br \/>\ndengan lokasi dan credensial yang berbeda untuk meningkatkan keamanan data. <\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><i><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Exploit Kits<\/span><\/span><\/i><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\"><i>Exploit kits<\/i><br \/>\nadalah sebuah alat yang mempermudah seseorang tanpa kemampuan dan pengalaman<br \/>\ndalam penulisan software untuk membuat dan mengkostumisasi malware yang mana<br \/>\nnantinya akan di distribusikan. <i>Exploit<br \/>\nkits <\/i>biasanya juga disebut dengan <i>infection<br \/>\nkit, crimeware kit, DIY attack kit <\/i>atau<i><br \/>\nmalware toolkit. <\/i><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Seperti jenis malware lainnya, malware yang dibuat dengan<br \/>\nexploit kits bisa digunakan oleh pembuatnya untuk mencuri data, melakukan<br \/>\nserangan DDoS, membuat botnet, dan berbagai tindakan ilegal lainnya. Cara<br \/>\ninfeksinya pun sama, yaitu dengan mensematkan malware pada lampiran email, link<br \/>\ndan website yang tidak dikenal, data yang terdownload, maupun eksternal <i>storage<\/i>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMenangani Exploit Kits<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"font-size: medium\">Dikarenakan modus, dan cara kerja yang sama dengan malware<br \/>\nlainnya, penanganan untuk ancaman keamanan data satu ini juga membutuhkan<br \/>\nantivirus dan antimalware dengan versi terbaru. Melakukan monitoring <i>network<\/i> secara berkala juga perlu<br \/>\ndilakukan untuk memaksimalkan keamanan. Serta karena beberapa exploit kits juga<br \/>\nmenggunakan metode phising, diharapkan utuk setiap pengguna tetap waspada<br \/>\nterhadap site yang diakses maupun file yang didownload.<\/span><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Serangan<br \/>\nAPT<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Serangan<i> Advance<br \/>\nPersistence Threat <\/i>atau yang disingkat menjadi APT adalah serangan cyber<br \/>\ndengan target yang telah direncanakan sebelumnya alih-alih memilih korban<br \/>\ndengan acak. Biasanya penyerang dengan khusus menargetkan enterprise atau<br \/>\norganisasi besar seperti organisasi kepemerintahan dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Berbeda dengan malware pada umumnya yang sifatnya merusak,<br \/>\nAPT ditujukan untuk mencuri informasi dalam jangka waktu yang lama. Malware ini<br \/>\ndiprogram untuk sulit dideteksi guna mendapatkan informasi lebih banyak dalam<br \/>\nwaktu yang lama. Salah satu contoh dari APT ini adalah spyware seperti spyware unicorn<br \/>\nyang sempat ramai diberitakan.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Bagaimana<br \/>\nCara Mengatasi Serangan APT?<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Meskipun tidak bersifat merusak sistem, namun serangan APT<br \/>\nini tetap sangatlah berbahaya bagi targetnya. Bagaimana tidak, APT bisa saja<br \/>\nmendapatkan semua informasi sensitif mengenai perusahaan maupun organisasi<br \/>\ntersebut yang mana bisa digunakan untuk merugikan mereka dikemudian hari. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Cara yang bisa dilakukan untuk menghindari APT diantaranya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">1. Monitoring secara menyeluruh mulai dari infrastruktur<br \/>\nhingga jaringan untuk mengidentifikasi keberadaan APT yang menyusup. Ciri-ciri<br \/>\nkeberadaan APT di dalam sistem dan jaringan adalah adanya aktivitas di database<br \/>\nyang tidak biasa, seperti meningkatnya aktivitas operasi yang melibatkan<br \/>\ndatabase dengan jumlah besar, ditemukannya data, files, atau aktivitas user<br \/>\nyang tidak biasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">2. Menggunakan WebApp firewall untuk mendeteksi dan mencegah<br \/>\nserangan malware yang berasal dari website aplikasi dengan mengawasi <i>traffic<\/i> HTTP.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">3. Menggunakan layanan <b><a href=\"http:\/\/blog.wowrack.co.id\/2021\/02\/soc-apa-itu-security-operations-center.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\"><i>Security Operations Center<\/i> atau SOC<\/a><\/b>.<br \/>\nMenggunakan SOC untuk sebuah malware bisa jadi terdengar berlebihan, namun<br \/>\nuntuk perusahaan dengan skala enterprise menjaga kerahasiaan informasi dan data<br \/>\nmenjadi hal wajib. Tim SOC tidak hanya akan membantu memonitor infrastruktur<br \/>\ndan jaringan, tapi juga membantu dalam proses penyelesaian masalah keaman siber<br \/>\nserta perencanaan penanggulngan vulnerability dan memperkuat keamanan<br \/>\ninfrastruktur perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Malvertising<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Malvertising adalah singkatan dari <i>malware advertising<\/i>. Pelaku Malvertising menginjeksikan kode<br \/>\nberbahaya pada iklan atau halaman website resmi yang ada di internet. Biasanya<br \/>\nkode tersebut akan mengarahkan pengguna ke halaman palsu yang terdapat malware<br \/>\ndi dalamnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Pengguna tidak perlu melakukan download atau klik apapun<br \/>\nuntuk terinfeksi, hanya dengan sampai pada halaman itu perangkat atau sistem<br \/>\npengguna sudah bisa terinfeksi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMenghindari Malvertising<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Bagi pemilik website yang menerima <i>advertisement<\/i> akan lebih baik jika melakukan seleksi seperti<br \/>\nmemeriksa dokumen bisnis yang sah serta melakukan scan terhadap iklan untuk<br \/>\nmemeriksa apakah mengandung konten berbahaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Untuk pengguna internet, disarankan selalu berhati-hati saat<br \/>\nklik suatu iklan dan memasang antivirus, antimalware, serta firewall untuk<br \/>\nmencegah masuknya malware pada sistem. <\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: large\">Kesalahan<br \/>\nPengguna<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Mempunyai serangkaian <i>tools<\/i><br \/>\nkeamanan siber tentu sangat membantu untuk menghindarkan sistem dari ancaman<br \/>\nkeamanan data. Namun perlu diingat bahwa unsur <i>human resource <\/i>atau pengguna sistem juga berperan penting dalam<br \/>\nkeamanan data.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Banyak ditemukan organisasi atau perusahaan yang mengalami<br \/>\nserangan siber akibat kelalaian pengguna sistem. Kurang memahami bagaimana cara<br \/>\nmenjaga keamanan lingkungan infrastruktur atau ketidak pedulian terhadap<br \/>\nsekitar seringkali menjadi alasan utama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Misalkan pengguna dengan sembarangan menyimpan <i>password<\/i>, atau sembarangan download dan<br \/>\nmengakses website yang tidak aman. Tindakan seperti itulah yang memberikan<br \/>\nkesempatan kepada penjahat siber.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: medium\">Cara<br \/>\nMengatasinya<\/span><\/span><\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"line-height: 107%\"><span style=\"font-size: medium\">Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko<br \/>\nancaman keamanan data akibat kesalahan pengguna, diantaranya;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">1. Membatasi akses pada data-data tertertentu. Perusahaan<br \/>\nharus menentukan limit akses pada data-data tertentu. Misalkan, hanya karyawan<br \/>\nyang memiliki kepentingan yang bisa mengakses data customers. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">2. Menetapkan SOP keamanan. Dengan adanya peraturan resmi<br \/>\nyang secara tegas melarang tindakan membahayakan bagi keamanan sistem, karyawan<br \/>\ndapat lebih berhati-hati dan tidak menyepelekan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">3. Memberikan edukasi secara berkala mengenai apa saja<br \/>\nancaman keamanan data dan cara menghindarinya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">4. Melengkapi tools keamanan seperti Firewall, antivirus,<br \/>\nantimalware, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Dengan mengetahui 10 ancaman keamanan <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/a\/data-center-kolokasi-indonesia\/\">data center<\/a> di atas, Anda<br \/>\ndapat lebih waspada terhadap strategi-strategi kejahatan siber yang mungkin<br \/>\nselama ini tidak kita sadari. Meskipun banyak sekali ancaman keamanan data yang<br \/>\nada, Anda tidak perlu khawatir selama memiliki protokol keamanan siber.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: medium\">Namun jika perusahaan Anda membutuhkan teknologi keamanan<br \/>\nekstra yang disupport oleh <i>engineer <\/i>professional,<br \/>\nAnda bisa menghubungi tim kami kapanpun melalui sales@wowrack.com\u00a0atau melalui fitur live<br \/>\nchat pada website <b><a href=\"https:\/\/wowrack.com\/id-d\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Wowrack Indonesia<\/a>.<\/b>\u00a0<\/span><\/p>\n<div>Blog Wowrack Indonesia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ancaman keamanan data selalu menjadi kekhawatiran utama bagi setiap orang yang memanfaatkan teknologi digital terutama pemilik suatu bisnis. Bagaimana tidak, seiring pesatnya perkembangan teknologi, tingkat ancaman keamanan data pun ikut meningkat. Di Indonesia sendiri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan telah terjadi sebanyak 888.711.736 serangan siber pada 2 kuartal awal tahun 2021. Selain kurangnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9275,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[723],"tags":[],"class_list":["post-4292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-security-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4292"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":87025,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4292\/revisions\/87025"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}