{"id":4294,"date":"2024-11-30T03:00:00","date_gmt":"2024-11-29T20:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog-staging.wowrack.co.id\/2021\/11\/30\/sepintas-mirip-ini-dia-perbedaan-mirroring-dan-replikasi-database\/"},"modified":"2026-02-27T10:50:32","modified_gmt":"2026-02-27T03:50:32","slug":"sepintas-mirip-ini-dia-perbedaan-mirroring-dan-replikasi-database","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/news-updates-id\/sepintas-mirip-ini-dia-perbedaan-mirroring-dan-replikasi-database\/","title":{"rendered":"Apa itu Mirroring : Pengertian, Perbedaan Dengan Replikasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left\">Mirroring adalah suatu proses penggandaan yang biasa dilakukan pada DBMS (<i>Database Management System<\/i>). DBMS sendiri adalah sebuah sistem yang ditujukan untuk mengelola database. Tidak hanya mengolah, solusi keamanan data dari ancaman eksternal maupun internal seperti <i>backup <\/i>dan <i>disaster recovery<\/i> juga termasuk di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Dalam proses <i>backup <\/i>ataupun <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/backup-id\/disaster-recovery-center-drc-adalah-drc-data-center\/\">pembuatan <i>disaster recovery center<\/i><\/a>, Mirroring adalah dua metode yang sering dipakai digunakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Meskipun sama-sama proses menggandakan data, namun mirroring dan replikasi data merupakan dua metode yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Secara garis besar, perbedaan mirroring dan replikasi data terletak pada apa yang diduplikat, bagaimana, dan kemana hasil duplikat tersebut di simpan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left\">Untuk lebih jelasnya, ada baiknya untuk menyimak penjelasan mengenai mirroring dan replikasi database pada artikel ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-34350 lazyload\" data-src=\"https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring-1024x872.png?lossy=1&strip=1&avif=1\" alt=\"mirroring adalah\" width=\"1024\" height=\"872\" data-srcset=\"https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring-1024x872.png?lossy=1&strip=1&avif=1 1024w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring-300x255.png?lossy=1&strip=1&avif=1 300w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring-768x654.png?lossy=1&strip=1&avif=1 768w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring-1536x1308.png?lossy=1&strip=1&avif=1 1536w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring.png?lossy=1&strip=1&avif=1 1600w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring.png?size=228x194&lossy=1&strip=1&avif=1 228w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring.png?size=456x388&lossy=1&strip=1&avif=1 456w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring.png?size=684x582&lossy=1&strip=1&avif=1 684w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/apa-itu-mirroring.png?size=912x777&lossy=1&strip=1&avif=1 912w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/872;\" data-original-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"font-size: 14pt;line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394\">Apa itu Mirroring?<\/span><\/span><\/b><\/h2>\n<p>Mirroring artinya adalah suatu proses menggandakan data yang dilakukan dalam sekali waktu. Setiap data yang ada dalam database perusahaan digandakan secara identik dengan data aslinya. Biasanya, hasil dari data mirroring di simpan pada lokasi server yang sama maupun <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/news-updates-id\/data-center-adalah-pengertian-fungsi-contoh\/\">pusat data<\/a> berbeda menjadikannya database baru<br \/>\ndengan konten data yang sama. Lokasi di mana data hasil mirroring disimpan disebut dengan istilah mirror server.<\/p>\n<p>Tujuan dilakukannya Mirroring data diantaranya adalah untuk meningkatkan <i>High Availability<\/i> (HA) pada infrastruktur perusahaan. Dengan begitu infrastruktur perusahaan akan mempunyai kesempatan lebih tinggi untuk menghindari kerugian akibat server down, atau kegagalan sistem, bahkan dari serangan siber.<\/p>\n<p>Jika terjadi masalah pada database utama, maka perusahaan dapat melakukan <i>failover<\/i> secara otomatis ataupun manual pada <i>mirror server<\/i>. Meskipun dianggap membutuhkan biaya yang besar, mirroring database menawarkan keuntungan-keuntungan yang mampu menghindarkan perusahaan dari kerugian yang bernilai lebih besar.<\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-mirrored\">Apa itu Mirrored?<\/h2>\n<p>Mirrored database adalah pencerminan data base pada sebuah sistem, bahasa lain dari mirrored adalah redundant data yaitu teknik replikasi data untuk membuat salinan database ke tempat lain. Salinan ini dapat digunakan jika database utama mengalami kegagalan<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Manfaat Mirroring<\/h2>\n<h4 id=\"solusi-remediasi\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Solusi Remediasi <\/b><\/h4>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">jika database utama mengalami kegagalan. Perusahaan dapat dengan segera memulihkan fungsi database dengan melakukan <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">failover <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">ke mirror server.<\/span><\/p>\n<h4 id=\"meminimalisir-downtime\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Meminimalisir Downtime. <\/b><\/h4>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">Melakukan <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">failover<\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\"> pada mirror server memerlukan waktu yang relative lebih cepat daripada restore data dari backup. Artinya, perusahaan tidak perlu mengalami downtime lama yang merugikan.<\/span><\/p>\n<h4 id=\"skalabilitas\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Skalabilitas.<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">Menggunakan teknologi cloud, mirroring data akan selalu dapat memenuhi kebutuhan <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">storage <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">perusahaan tanpa membutuhkan hardware ataupun ruang tambahan.<\/span><\/p>\n<p>Mirroring data cocok digunakan untuk perusahaan yang dituntut untuk bisa diakses selama 24 jam, seperti pada industry perbankan dan badan kepemerintahan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Cara kerja Mirroring<\/h2>\n<p>Mirroring database bekerja dengan menduplikasi data dari server utama ke server cermin secara real-time. Setiap perubahan yang terjadi pada database di server utama langsung ditransfer ke server cermin, sehingga kedua server selalu memiliki data yang sama.<\/p>\n<p>Jika server utama mengalami gangguan atau kegagalan, server cermin dapat segera mengambil alih peran server utama, memastikan bahwa akses ke data tetap tersedia tanpa gangguan.<\/p>\n<p>Proses ini memastikan ketersediaan data yang tinggi dan meminimalkan risiko kehilangan data. Mirroring sangat berguna untuk menjaga kontinuitas bisnis dan memastikan operasional tetap berjalan lancar.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-34354 lazyload\" data-src=\"https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/replicasi-data.png?lossy=1&strip=1&avif=1\" alt=\"replikasi data adalah\" width=\"416\" height=\"351\" data-srcset=\"https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/replicasi-data.png?lossy=1&strip=1&avif=1 416w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/replicasi-data-300x253.png?lossy=1&strip=1&avif=1 300w, https:\/\/b3549173.smushcdn.com\/3549173\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/replicasi-data.png?size=228x192&lossy=1&strip=1&avif=1 228w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 416px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 416\/351;\" data-original-sizes=\"(max-width: 416px) 100vw, 416px\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><b><span style=\"font-size: 14pt;line-height: 107%\"><span style=\"color: #0b5394\">Definisi Replikasi Database<\/span><\/span><\/b><\/h2>\n<p>Replikasi database ialah suatu proses penduplikasian infrastruktur<br \/>\ndatabase beserta semua data yang ada di dalamnya secara menyeluruh. Proses<br \/>\nreplikasi biasanya dilakukan secara berkala pada satuan waktu tertentu (e.g. setiap<br \/>\n15 menit, 30 menit, 1 jam, dst.). Proses penggandaan dilakukan secara identik<br \/>\ndan satu arah, dari <i>primary site<\/i><br \/>\n(database utama) ke <i>secondary site<\/i><br \/>\n(database kedua).<\/p>\n<p>Jika Mirroring data bisa disimpan dalam lokasi yang sama,<br \/>\nreplikasi data di simpan pada lokasi dan server yang berbeda. Tidak jarang<br \/>\nreplikasi yang tersimpan pada <i>secondary site<\/i><br \/>\nyang lokasinya jauh dari <i>primary site<\/i><br \/>\nseperti luar kota, bahkan di negara yang berbeda.<\/p>\n<p>Hal ini berhubungan dengan tujuan dilakukannya replikasi,<br \/>\nsalah satunya yaitu untuk <b><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/backup-id\/pengertian-disaster-recovery-plan-beserta-fungsi-jenis-dan-cara-kerjanya\/\">Disaster Recovery Plan<\/a>. <\/b>Jika suatu bencana terjadi pada <i>site <\/i>utama, <i>secondary site <\/i>yang<br \/>\nberlokasi jauh dari <i>site <\/i>utama tidak<br \/>\nakan terkena dampak yang sama. Perusahaan dapat langsung melakukan failover<br \/>\npada <i>secondary site<\/i>,<i> <\/i>dengan begitu perusahaan tidak perlu<br \/>\nmengalami kerugian yang diakibatkan oleh downtime, kegagalan sistem, hingga serangan<br \/>\nsiber.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\">Manfaat Replikasi Database<\/h2>\n<h4 id=\"meningkatkan-ketersediaan-data\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Meningkatkan Ketersediaan Data. <\/b><\/h4>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">Sama halnya dengan mirroring database, replikasi data<br \/>\njuga bisa memberikan High Availability bagi sebuah perusahaan. Kapanpun <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">primary site <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">mengalami masalah, data<br \/>\nbeserta infrastruktur database bisa langsung diakses kembali dengan melakukan <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">failover <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">pada <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">secondary site.<\/i><\/p>\n<h4 id=\"mempercepat-akses-data\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Mempercepat Akses Data<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">Bagi perusahaan dengan banyak cabang terutama perusahaan multinasional, pengguna kemungkinan<br \/>\nmengalami <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">latency <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">saat mencoba mengakses data lintas negara. Dengan<br \/>\nmereplikasi data dan meletakannya pada server model centralized namun tetap<br \/>\nmenggunakan <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">shortest path <\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\">(dalam negeri) maka dapat mempercepat proses<br \/>\nakses data.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"cara-kerja-replikasi-database\">Cara Kerja Replikasi Database<\/h2>\n<p>Replikasi database bekerja dengan cara menduplikasi data dari satu database ke satu atau lebih database lain secara terus-menerus. Dalam proses ini, setiap perubahan yang terjadi pada database sumber (seperti penambahan, penghapusan, atau pembaruan data) secara otomatis disalin ke database target. Replikasi dapat dilakukan secara real-time atau pada interval waktu tertentu, tergantung pada kebutuhan.<\/p>\n<h2 id=\"kapan-menggunakan-mirroring-vs-replikasi\">Kapan Menggunakan Mirroring vs. Replikasi<\/h2>\n<p>Memilih antara kapan menggunakan mirroring atau replikasi database merupakan keputusan penting yang harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan infrastruktur IT yang ada.<\/p>\n<p>Kedua metode ini memiliki peran yang berbeda dalam menjaga ketersediaan data, dan masing-masing lebih efektif dalam situasi tertentu.<\/p>\n<h3 id=\"situasi-yang-tepat-untuk-mirroring\">Situasi yang Tepat untuk Mirroring<\/h3>\n<p>Mirroring adalah pilihan yang tepat ketika perusahaan membutuhkan ketersediaan data yang tinggi dan failover cepat. Berikut adalah beberapa skenario di mana mirroring sangat efektif<\/p>\n<h4 id=\"sistem-transaksi-yang-memerlukan-keandalan-tinggi\">Sistem Transaksi yang Memerlukan Keandalan Tinggi<\/h4>\n<p>Perusahaan seperti bank, perusahaan e-commerce, atau layanan kesehatan yang menangani transaksi real-time tidak dapat mentoleransi downtime.<\/p>\n<p>Jika server utama mengalami kegagalan, server cermin yang terlibat dalam mirroring dapat segera mengambil alih, sehingga operasi dapat terus berjalan tanpa gangguan. Ini memastikan bahwa transaksi, pembayaran, atau akses data penting tidak terputus.<\/p>\n<h4 id=\"ketersediaan-data-yang-sangat-penting\">Ketersediaan Data yang Sangat Penting<\/h4>\n<p>Dalam lingkungan bisnis di mana akses data yang konstan sangat penting, seperti di pusat panggilan atau layanan darurat, mirroring memastikan bahwa data selalu tersedia.<\/p>\n<p>Dengan server cermin yang selalu sinkron dengan server utama, risiko kehilangan data dapat diminimalkan, dan waktu pemulihan sangat cepat jika terjadi kegagalan.<\/p>\n<h4 id=\"lingkungan-dengan-downtime-yang-minim\">Lingkungan dengan Downtime yang Minim<\/h4>\n<p>Perusahaan yang beroperasi 24\/7, seperti layanan cloud atau penyedia layanan internet, memerlukan uptime yang tinggi. Mirroring memungkinkan mereka untuk mempertahankan operasional tanpa terganggu, karena server cermin dapat mengambil alih peran server utama tanpa jeda.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center\">Situasi yang Tepat untuk Replikasi<\/h3>\n<p>Replikasi database, di sisi lain, lebih cocok untuk distribusi data ke beberapa lokasi atau mendukung aplikasi terdistribusi. Berikut adalah beberapa skenario di mana replikasi menjadi pilihan yang lebih baik:<\/p>\n<h4 id=\"distribusi-data-ke-beberapa-lokasi\">Distribusi Data ke Beberapa Lokasi<\/h4>\n<p>Perusahaan multinasional dengan cabang di berbagai negara membutuhkan data yang tersedia di berbagai lokasi. Replikasi memungkinkan data untuk disalin dan disebarkan ke server di seluruh dunia, memastikan bahwa setiap kantor cabang memiliki akses ke data yang sama. Ini sangat penting untuk perusahaan yang membutuhkan konsistensi data di berbagai wilayah geografis.<\/p>\n<h4 id=\"mendukung-aplikasi-terdistribusi\">Mendukung Aplikasi Terdistribusi<\/h4>\n<p>Aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna di berbagai lokasi membutuhkan akses data yang cepat dan efisien. Replikasi database memungkinkan data untuk didistribusikan di beberapa server, sehingga setiap pengguna dapat mengakses data dari server terdekat.<\/p>\n<p>Cara ini mengurangi latensi dan meningkatkan kecepatan akses, yang sangat penting untuk aplikasi yang melibatkan banyak pengguna atau permintaan tinggi.<\/p>\n<h4 id=\"pengolahan-data-yang-paralel\">Pengolahan Data yang Paralel<\/h4>\n<p>Dalam skenario di mana data perlu diproses secara paralel di beberapa lokasi, replikasi memungkinkan setiap lokasi untuk memiliki salinan data yang sama dan memprosesnya secara independen.<\/p>\n<p>Cara ini berguna untuk analitik data, backup, atau skenario di mana data yang sama perlu diakses dan diolah oleh beberapa tim secara bersamaan.<\/p>\n<h4 id=\"meningkatkan-kapasitas-baca\">Meningkatkan Kapasitas Baca<\/h4>\n<p>Ketika aplikasi memiliki banyak pengguna yang membaca data secara bersamaan, replikasi dapat digunakan untuk mendistribusikan beban baca di beberapa server.<\/p>\n<p>Sehingga membantu menghindari bottleneck dan memastikan bahwa aplikasi dapat melayani lebih banyak pengguna tanpa menurunkan kinerja.<\/p>\n<h3 id=\"disaster-recovery-plan-drp\"><b style=\"text-indent: -0.25in\">Disaster Recovery Plan (DRP).<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"text-indent: -0.25in\">Replikasi biasa digunakan pada <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/service\/backup-disaster-recovery\/\">solusi Disaster Recovery<\/a> sebagai salah satu bentuk <\/span><i style=\"text-indent: -0.25in\">Business<br \/>\nContinuitiy Plan<\/i><span style=\"text-indent: -0.25in\"> (BCP). Dengan adanya DRP, perusahaan bisa berfokus pada<br \/>\nperkembangan perusahaan alih-alih pada keamanan data.<\/span><\/p>\n<p>Baik proses mirroring ataupun replikasi dapat dilakukan<br \/>\nsecara mandiri maupun menggunakan bantuan perusahaan penyedia layanan seperti<br \/>\nDRC ataupun BCP. Tentunya, jika menggunakan layanan pihak ketiga, perusahaan<br \/>\nbisa dengan mudah merasakan kelebihan yang ditawarkan dua metode penggandaan<br \/>\ntersebut.<\/p>\n<p>Jika Anda membutuhkan perencanaan keberlangsungan bisnis berupa disaster recovery atau layanan data center, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui live chat\u00a0atau menghubungi sales@wowrack.co.id. <b><\/b><\/p>\n<div>Blog Wowrack Indonesia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mirroring adalah suatu proses penggandaan yang biasa dilakukan pada DBMS (Database Management System). DBMS sendiri adalah sebuah sistem yang ditujukan untuk mengelola database. Tidak hanya mengolah, solusi keamanan data dari ancaman eksternal maupun internal seperti backup dan disaster recovery juga termasuk di dalamnya. Dalam proses backup ataupun pembuatan disaster recovery center, Mirroring adalah dua metode [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":9285,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[44,725],"tags":[],"class_list":["post-4294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-updates-id","category-technical-blog-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4294"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85817,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4294\/revisions\/85817"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}