{"id":4295,"date":"2021-11-26T04:41:00","date_gmt":"2021-11-26T04:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog-staging.wowrack.co.id\/2021\/11\/26\/tren-hybrid-working-sudah-siap-kah-anda-tips-hybrid-working-yang-aman\/"},"modified":"2024-01-16T11:41:59","modified_gmt":"2024-01-16T04:41:59","slug":"tren-hybrid-working-sudah-siap-kah-anda-tips-hybrid-working-yang-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/tren-hybrid-working-sudah-siap-kah-anda-tips-hybrid-working-yang-aman\/","title":{"rendered":"Tren Hybrid Working: Sudah Siap kah Anda? \u2013 Tips Hybrid Working yang Aman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">Sistem kerja hybrid atau <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">hybrid<br \/>\nworking<\/i> semakin banyak digaungkan di antara perusahaan-perusahaan. <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Hybrid working<\/i> dirasa menjadi solusi<br \/>\nterbaik saat ini, setelah hampir 2 tahun diterapkannya <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Work-From-Home <\/i>(WFH).<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">WFH menjadi solusi paling banyak digunakan saat pandemi<br \/>\nterjadi, namun setelah pandemi hampir usai di mana roda perekonomian mulai<br \/>\naktif berputar, dibutuhkan sistem kerja yang lebih dinamis dan efektif seperti <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Hybrid working<\/i> ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Hybrid working<\/i><br \/>\nsendiri adalah sistem kerja gabungan antara <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Work-From-Office<\/i><br \/>\natau WFO dan juga WFH. Meskipun kebijakan masing-masing perusahaan berbeda<br \/>\nnamun umumnya perusahaan menjadwalkan waktu kapan karyawan bekerja dari rumah,<br \/>\ndan kapan harus WFO.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Beberapa perusahaan menerapkan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">hybrid working<\/i> untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Namun,<br \/>\nbeberapa perusahaan menggunakan sistem ini sebagai media transisi sebelum kembali<br \/>\nditerapkannya WFO.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dengan diterapkannya hybrid working, pekerja tidak hanya<br \/>\nharus beradaptasi kepada gaya kerja baru, tapi juga harus<br \/>\nberadaptasi pada cara kerja yang aman dari ancaman kejahatan siber.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"line-height: 107%;\"><span style=\"color: #0b5394; font-size: large;\">Tips Hybrid<br \/>\nWorking yang Aman<\/span><\/span><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\">Sudah bukan rahasia lagi bahwa pada 2020 hingga 2021 serangan<br \/>\nsiber meningkat dengan sangat pesat. Sasaran serangan siber pun semakin meluas<br \/>\ndan acak, mulai dari perusahaan besar hingga bisnis kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Di Indonesia sendiri, tidak sedikit perusahaan yang menjadi<br \/>\nkorban data breach. Mulai dari enterprise higga UMKM, bahkan organisasi<br \/>\nkepemerintahan telah menjadi korbannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Untuk mencegah terjadinya serangan yang tidak diinginkan<br \/>\npada perusahaan adalah dengan menerapkan perlindungan yang kuat, proaktif, dan<br \/>\ncocok dengan sistem kerja yang digunakan,<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Berikut 4 tips yang bisa diterapkan untuk sistem kerja <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">hybrid:<\/i><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"line-height: 107%;\"><span style=\"color: #0b5394; font-size: medium;\">Menerapkan <i>Monitoring, Antivirus<\/i>, dan <\/span><i><span style=\"color: #0b5394; font-size: medium;\">Firewall<\/span><\/i><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Firewall\u00a0<\/i>dan<i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\"> Antivirus<\/i> merupakan cara terbaik untuk<br \/>\nmencegah masuknya ancaman keamanan pada infrstruktur perusahaan. Keduanya<br \/>\nmerupakan sistem keamanan dasar yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan<br \/>\nterutama yang menerapkan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">remote working.<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Namun, untuk menggunakan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Firewalls<\/i><br \/>\ndan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Antivirus user <\/i>harus selalu<br \/>\nmemperhatikan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">update<\/i> setiap <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">tools. Tools <\/i>yang <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">out-dated <\/i>atau <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">expired<\/i><br \/>\nakan membuat infrastruktur perusahaan menjadi lebih <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">vulnerable<\/i> atau rentan. <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Virus,<br \/>\nransomware<\/i>, dan serangan lain akan dengan mudah masuk dan membahayakan data<br \/>\nserta informasi berharga di dalam infrastruktur.<i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\"><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Untuk memaksimalkan kinerja <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Firewall<\/i> dan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Antivirus<\/i><br \/>\ndipelukan adanya <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Monitoring<\/i>. <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Monitoring<\/i> membantu perusahaan menjaga<br \/>\nkondisi setiap <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">tools <\/i>yang digunakan.<br \/>\nPegguna akan menerima pemberitahuan jika <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">tools<\/i><br \/>\nmembutuhkan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">update<\/i> dan ketika<br \/>\nterdeteksi aktivitas mencurigakan disekitar infrastruktur perusahaan.<\/p>\n<p><i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Monitoring <\/i>berperan<br \/>\nsebagai cara pencegahan dan planning yang efektif. <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Monitoring<\/i> bisa berupa software maupun tim operasional seperti <b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><a href=\"http:\/\/blog.wowrack.co.id\/2021\/02\/soc-apa-itu-security-operations-center.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">SOC (<i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Security<br \/>\nOperations Center<\/i>)<\/a><\/b> yang akan memberikan pengawasan dan perlindungan<br \/>\nyang lebih handal.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"line-height: 107%;\"><span style=\"color: #0b5394; font-size: medium;\">Mengelola<br \/>\nPerangkat dan Password <\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Saat dilaksanakannya sistem kerja<i> hybrid<\/i>, semua pekerja akan<br \/>\nbertanggung jawab atas keamanan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">device <\/i>atau<br \/>\nperangkatnya sendiri. Jika satu perangkat mempunyai sistem keamanan yang lemah<br \/>\nmaka dapat mempengaruhi keamanan infrastruktur secara menyeluruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain menggunakan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Antivirus<\/i><br \/>\ndan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">Firewall<\/i>, penting untuk selalu<br \/>\nmemperhatikan tingkat kekuatan password. Password merupakan inti dari sebuah<br \/>\nkeamanan, pertahanan yang dibangun akan sia-sia jika password mudah untuk<br \/>\ndidapatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Karenanya selalu pastikan setiap password yang digunakan telah memenuhi standard keamanan. Menggunakan<br \/>\ngabungan huruf besar dan kecil, angka, symbol, dan spasi dapat menjadi solusi<br \/>\nyang baik. Selain itu, penting juga untuk mengganti password secara teratur<br \/>\nuntuk memaksimalkan keamanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah keamanan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">external device <\/i>seperti flashdisk, atau<br \/>\nhardisk. Kedua <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">device<\/i> tersebut<br \/>\nberisiko tinggi membawa malware di dalamnya yang bisa menginfeksi infrastruktur<br \/>\nAnda dengan cepat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"line-height: 107%;\"><span style=\"color: #0b5394; font-size: medium;\">Menerapkan Zero-Trust<br \/>\n<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Maksud dari Zero-trust adalah dengan selalu mencurigai<br \/>\nsegala pihak yang terkait dalam lingkup keamanan infrastruktur, mulai dari<br \/>\npartner, karyawan hingga customers. Dengan tidak mempercayai siapa dan apapun,<br \/>\nperusahaan diharapkan menerapkan protokol keamanan yang lebih aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Menerapkan otentikasi pada setiap akses pada infrastruktur, <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">device, software<\/i>, dan lainnya merupakan<br \/>\nsalah satu contohnya. Dengan adanya proses otentikasi pada setiap <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">device<\/i> dan <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">tools<\/i> dapat mempersulit usaha penjahat siber untuk mengambil data<br \/>\ndi dalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain itu, perusahaan wajib melakukan efisiensi akses.<br \/>\nArtinya, perusahaan harus selalu memutuskan siapa saja yang dapat megakses<br \/>\nperangkat atau alat perusahaan, semakin sedikit yang memiliki akses maka risiko<br \/>\nsemakin kecil.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><b style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span style=\"color: #0b5394;\">Tanggap Terhadap<br \/>\nAncaman<\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Jika berbicara mengenai keamanan sebuah infrastruktur, maka<br \/>\ntidak hanya <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">security tools<\/i> yang<br \/>\nberperan, tapi juga siapa saja yang menggunakan infrastruktur tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Banyak ditemukan kasus di mana sebuah perusahaan atau<br \/>\norganisasi berhasil diretas akibat kelalaian atau ketidak tahuan pengguna<br \/>\nterhadap ancaman yang ada. Jika pengguna tidak mengetahui cara aman<br \/>\nmengoperasikan perangkat, maka <i style=\"mso-bidi-font-style: normal;\">security<br \/>\ntools<\/i> pun tidak bisa berbuat banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Karenanya, sebuah perusahaan wajib untuk mensosialisasikan<br \/>\ntata cara bagaimana mengoperasikan perangkat dengan aman. Dengan memberi tahu<br \/>\napa saja yang bisa membahayakan infrastruktur, macam-macam serangan, serta<br \/>\nmemberitahu apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan akan sangat membantu<br \/>\nmenurunkan risiko terjadinya serangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Dengan menerapkan ke empat cara di atas, diharapkan bisa<br \/>\nmembantu mengamankan infrastruktur perusahaan dari berbagai ancaman siber.<br \/>\nMeskipun begitu, sistem keamanan yang lebih terstruktur dan terorganisasi tetap<br \/>\ndibutuhkan untuk menjamin keamanan infrastruktur perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Untuk solusi keamanan yang lebih terjamin berdasarkan goal<br \/>\nperusahaan, silahkan menghubungi <a href=\"mailto:sales@wowrack.co.id\">sales@wowrack.co.id<\/a>\u00a0atau bisa juga melalui <b><a href=\"https:\/\/wowrack.co.id\/id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">live chat<\/a>\u00a0<\/b>untuk konsultasi secara gratis.<\/p>\n<div>Blog Wowrack Indonesia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem kerja hybrid atau hybrid working semakin banyak digaungkan di antara perusahaan-perusahaan. Hybrid working dirasa menjadi solusi terbaik saat ini, setelah hampir 2 tahun diterapkannya Work-From-Home (WFH). WFH menjadi solusi paling banyak digunakan saat pandemi terjadi, namun setelah pandemi hampir usai di mana roda perekonomian mulai aktif berputar, dibutuhkan sistem kerja yang lebih dinamis dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9290,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[723],"tags":[],"class_list":["post-4295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-security-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9290"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}