{"id":4361,"date":"2018-12-31T03:51:00","date_gmt":"2018-12-31T03:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog-staging.wowrack.co.id\/2018\/12\/31\/hybrid-cloud-dan-multicloud-apa-bedanya\/"},"modified":"2025-06-10T15:42:34","modified_gmt":"2025-06-10T08:42:34","slug":"hybrid-cloud-dan-multicloud-apa-bedanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/cloud-id\/hybrid-cloud-dan-multicloud-apa-bedanya\/","title":{"rendered":"Hybrid Cloud dan Multicloud; Apa Bedanya?"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: left\"><span style=\"font-size: large;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\">Dikarena kebutuhan akan industri digital semakin meningkat, cloud<\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: left\">\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">computing menjadi\u00a0tren baru yang tidak dapat dihindarkan. Cloud computing<br \/>\nmenawarkan banyak kemudahan, fleksibilitas serta keuntungan pada pendekatan<br \/>\nyang berbeda untuk masing -masing organisasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">Sehingga, suatu organisasi\/bisnis dapat menggunakan cloud untuk menyesuaikan<br \/>\nkebutuhan mereka, seperti mendesain layanan yang mereka inginkan dan<br \/>\nmenyesuaikan kebutuhan suatu organisasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">Saat ini, ekosistem cloud yang terdiri dari beberapa servis<br \/>\ndiantaranya : <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/cloud-id\/pengertian-dan-perbedaan-iaas-paas-dan-saas\/\"><b>SaaS, PaaS, IaaS<\/b><\/a> serta<br \/>\npengembangan dari model-model tersebut oleh pihak ketiga. Perusahaan-perusahaan<br \/>\nmanaged service seperti <b><a href=\"https:\/\/wowrack.com\/id-id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Wowrack<\/a><\/b><br \/>\nmenyediakan berbagai layanan cloud lengkap yang dapat didesign menyesuaikan<br \/>\nkebutuhan dan anggaran perusahaan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Banyak perusahaan yang<br \/>\nmengadopsi cloud sangat bergantung pada public cloud yang digunakan untuk<br \/>\nkebutuhan bisnis atau individu dengan layanan pihak ketiga seperti amazon,<br \/>\nmicrosoft atau google. Namun public cloud juga memiliki kekurangan. Public<br \/>\ncloud tidak bisa digunakan untuk semua jenis layanan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Perusahaan yang ingin<br \/>\nmenyimpan data mereka di lingkungan mereka sendiri mengharuskan untuk<br \/>\nmengadaptasi model yang lebih eksklusif, yakni menggunakan private cloud.<br \/>\nPrivate cloud biasanya digunakan untuk menyimpan data yang mengandung informasi<br \/>\nsensitif seperti data pribadi customers, karyawan, data keuangan, legal, dan<br \/>\nbanyak lagi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Private cloud menggunakan<br \/>\nvirtualisasi sekaligus automasi yang menyediakan layanan seperti IaaS atau PaaS<br \/>\nyang diaktifkan dan dirawat oleh organisasi itu sendiri. Layanan solusi cloud<br \/>\nbanyak digunakan untuk bisnis bukan merupakan pilihan antara private atau<br \/>\npublic, namun perpaduan keduanya biasa <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/cloud-id\/hybrid-cloud-adalah\/\">disebut dengan <b>hybrid cloud<\/b><\/a>.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Namun, pengembangan model<br \/>\nbaru yang memanfaatkan beberapa tipe layanan public cloud yang tidak terbatas<br \/>\nsatu layanan yang akhir-akhir ini muncul dan digunakan oleh banyak organisasi<br \/>\nyakni model penggunaan multicloud.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Penggunaan istilah multicloud<br \/>\ntumbuh dari sebuah realisasi bahwa cloud sudah tidak lagi menjadi sebuah<br \/>\nistilah tunggal yang dapat berdiri sendiri. Kebanyakan perusahaan telah<br \/>\nmengadopsi multi-cloud untuk kebutuhan bisnis mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Sementara\u00a0label<br \/>\ntersebut juga bias secara istilah, hal ini membingungkan beberapa orang<br \/>\nsehingga muncul berbagai pertanyaan. Apa yang membuat multicloud berbeda dengan<br \/>\nhybrid cloud? Apakah ini hanya strategi marketing? Penjelasan dibawah ini<br \/>\nmungkin akan membantu anda memahami apa karakteristik keduanya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: none windowtext 1.0pt;color: #444444;font-family: 'Times New Roman',serif;font-size: 12.0pt;padding: 0in\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><b><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: x-large\">Hybrid Cloud<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Hybrid Cloud adalah<br \/>\nsebuah layanan dari cloud computing yang menggunakan pendekatan tempat<br \/>\npenyimpanan campuran dengan memadukan 2 platform yakni private dan public. Jika<br \/>\nsebuah organisasi ingin menyimpan\u00a0<i>workloads\u00a0<\/i>di lingkungan<br \/>\nmereka sendiri, layanan cloud yang digunakan adalah private cloud. Namun,<br \/>\nterkadang beberapa perusahaan membutuhkan public cloud untuk keperluan<br \/>\neksternal seperti rekrutmen atau marketing. Dengan hybrid cloud, suatu<br \/>\nperusahaan bisa mengadopsi dua hal tersebut. Selain itu, perusahaan juga<br \/>\nmemiliki fleksibilitas yang lebih baik dan skalabilitas yang tinggi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Hybrid Cloud memungkinkan<br \/>\nsebuah enterprise untuk memanfaatkan konsep private cloud sebagai tempat<br \/>\npenyimpanan data yang sensitif dan rahasia, lalu menggunakan layanan pihak<br \/>\nketiga yang menyediakan public cloud untuk menempatkan data yang bersifat lebih<br \/>\numum, seperti tes pengembangan sebuah aplikasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Hybrid Cloud sangat<br \/>\nbermanfaat bagi suatu perusahaan yang progresif dengan beban kerja yang tidak<br \/>\nmenentu. Sebagai contoh startup penyedia tiket, dalam sistem order tiket<br \/>\nperjalanan, hari -hari menjelang liburan menyebabkan permintaan tiket ke<br \/>\nbeberapa kota destinasi wisata melonjak naik.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Aplikasi agen perjalanan<br \/>\ndapat mengelola data mereka melalui private cloud, namun ketika permintaan<br \/>\nmelonjak, public cloud dari pihak ketiga bisa digunakan oleh aplikasi tersebut.<br \/>\nHal ini membuat perusahaan tetap mendapatkan keuntungan, namun tetap efisien<br \/>\ndalam memaksimalkan anggaran mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Kegunaan Hybrid Cloud<br \/>\nyang lain adalah terkait pemrosesan big data yang lebih holistik dan<br \/>\nanalisisnya bisa lebih kontekstual. Contohnya, suatu perusahaan dapat<br \/>\nmenggunakan penyimpanan hybrid cloud untuk mengakumulasikan data-data<br \/>\npenjualan, perilaku konsumen, maupun\u00a0<i>engagement\u00a0<\/i>Media Sosial.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Hybrid Cloud juga<br \/>\nmemungkinkan suatu enterprise untuk menggunakan keleluasan fungsi IT secara<br \/>\nlebih luas. Seperti contoh sebelumnya, pada fitur private di hybrid cloud, anda<br \/>\nbisa menggunakannya untuk keperluan pengerjaan beban kerja yang penting,<br \/>\nsedangkan cloud public digunakan untuk pusat data maupun pengarsipan berkas<br \/>\n-berkas administrasi internal perusahaan maupun konsumen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: none windowtext 1.0pt;color: #444444;font-family: 'Times New Roman',serif;font-size: 12.0pt;padding: 0in\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><b><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: x-large\">Tantangan Hybrid Cloud<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Meskipun banyak<br \/>\nkeuntungan yang didapat dari hybrid cloud yang dapat mengelola tantangan<br \/>\nteknis, bisnis, maupun manajemen. Beban kerja private cloud harus mampu<br \/>\nmengakses dan berinteraksi dengan public cloud. Jaringan yang solid diperlukan<br \/>\noleh hybrid cloud agar mampu melakukan setidaknya 2 hal sekaligus yakni<br \/>\nmenyimpan data suatu organisasi maupun sinergi yang tepat antara public dan<br \/>\nprivate cloud.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Berbicara tentang public<br \/>\ncloud yang merupakan bagian dari hybrid cloud, hal tersebut sangat berpotensi<br \/>\nmenimbulkan isu konektivitas, Perjanjian SLA, dan berbagai gangguan pelayanan<br \/>\nyang lain. Untuk mengurangi resiko tersebut,\u00a0pengguna hybrid cloud dapat<br \/>\nmendesain<i>\u00a0workloads<\/i>\u00a0hybrid cloud yang dioperasikan oleh beberapa<br \/>\npenyedia public cloud.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span style=\"font-size: large\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\">Namun, hal ini dapat<br \/>\nmembuat sulit dalam melakukan desain atau uji coba. Di beberapa kasus, suatu<br \/>\nperusahaan memerlukan desain ulang atau berbagai uji coba tes agar hybrid cloud<br \/>\ndapat menentukan alamat API spesifik suatu provider layanan.\u00a0 Tantangan<br \/>\nlain yang harus dihadapi hybrid cloud adalah konstruksi dan perawatan dari<br \/>\ncloud itu sendiri yang\u00a0mensyaratkan harus adanya pakar yang ahli di<br \/>\nperusahaan anda dan seorang\u00a0<i>cloud architects.\u00a0<\/i><\/span><i><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\">\u00a0<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Pengimplementasian<br \/>\nbeberapa software seperti\u00a0<i>database,\u00a0<\/i>sistem\u00a0<i>helpdesk,\u00a0<\/i>dan<br \/>\nfitur lainnya yang terkait dengan kompleksitas private cloud. Hal yang lain<br \/>\nadalah suatu perusahaan harus secara penuh bertanggung jawab atas aspek teknis<br \/>\ndalam private cloud, dan bertanggung jawab atas pergantian antara private dan<br \/>\npublic. Jadi permasalahannya adalah bagaimana jika suatu perusahaan tidak<br \/>\nmemiliki IT expert?<\/span><\/span><\/p>\n<h3 style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><b><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: x-large\">Multicloud<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Multicloud merupakan<br \/>\nsuatu pendekatan yang digunakan dua atau lebih dalam layanan Public cloud<br \/>\ncomputing. Sementara pemanfaatan multicloud dapat diartikan sebagai<br \/>\nimplementasi dari multi <i>software as a<br \/>\nservice<\/i> (SaaS) atau <i>Platform as a<br \/>\nService<\/i> (PaaS) cloud. Dengan kata lain Multicloud dapat didefinisikan<br \/>\nsebagai perpaduan banyak public cloud seperti Amazon Web Service dan Microsoft<br \/>\nAzure.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Mengapa Multicloud mulai<br \/>\ndigunakan?<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Mulanya, banyak<br \/>\norganisasi baik bisnis maupun personal menggunakan pendekatan multicloud karena<br \/>\nketidak yakinan mereka akan reliabilitas cloud. Multicloud mencegah data hilang<br \/>\natau mengurangi frekuensi downtime saat suatu komponen terjadi masalah pada<br \/>\ncloud.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Dalam multicloud juga<br \/>\ntidak ada\u00a0<i>vendor lock-in<\/i>\u00a0sehingga bisa suatu organisasi mampu<br \/>\nbertransisi dengan mudah dengan vendor lain. Ya, karena ini multi -cloud.<br \/>\nMeskipun redundansi dan\u00a0<i>vendor lock-in\u00a0<\/i>masih menjadi dorongan<br \/>\nutama mengapa suatu organisasi berpindah ke multicloud, mereka juga terdorong<br \/>\nuntuk memperbesar skala bisnis atau atau hal-hal yang bersifat teknis. Tujuan-tujuan<br \/>\ntersebut pada akhirnya membuat harga layanan cloud lebih kompetitif dan tidak<br \/>\ndidominasi oleh beberapa brand saja. Banyak organisasi memilih layanan tersebut<br \/>\ndan mengambil keuntungan seperti kecepatan, dan beberapa fitur yang<br \/>\nmenyesuaikan geografi daerah tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"background: white;border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Disisi lain, beberapa<br \/>\nlembaga organisasi menggunakan pendekatan strategi multicloud dengan alasan<br \/>\nkepatuhan terhadap otoritas hukum. Berdasarkan hukum, seperti yang saat ini<br \/>\ntengah dirampungkan pemerintah Indonesia yaitu setiap provider cloud harus<br \/>\nmenempatkan server mereka di Indonesia agar lebih terorganisir dan aman.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"background: white;border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Multicloud computing<br \/>\nmembantu organisasi \/lembaga untuk menangani masalah ini dengan menyediakan<br \/>\nserver -server yang memungkinkan dapat ditempatkan di satu zona atau negara.<br \/>\nFleksibilitas ini juga sangat membantu perusahaan agar dapat mengoptimalkan jam<br \/>\nuptime mereka dan meminimalisir waktu downtime. Strategi multi -cloud juga<br \/>\nmenawarkan kemampuan untuk menentukan perbedaan layanan cloud atau fitur lain<br \/>\ndari provider lain.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"background: white;border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Anda bisa mempertimbangkan<br \/>\nkelebihan fitur yang dimiliki provider lain tanpa harus meninggalkan kelebihan<br \/>\nfitur anda saat ini. Hal ini sangat membantu, karena beberapa lingkungan cloud<br \/>\nakan lebih cocok dengan beberapa tugas.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"background: white;border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Sebagai contoh, platform<br \/>\ncloud tertentu dapat menangani data dalam jumlah besar per satuan waktu dengan<br \/>\nmelibatkan transfer data kecil. Sementara platform cloud yang berbeda mungkin<br \/>\nmemiliki kinerja yang lebih baik untuk sejumlah kecil permintaan per-satuan<br \/>\nwaktu yang melibatkan transfer data besar. Beberapa penyedia cloud juga<br \/>\nmenawarkan suatu analisis big data yang lebih baik atau kemampuan khusus<br \/>\nlainnya, seperti\u00a0<i>machine learning<\/i>\u00a0daripada kompetitor mereka.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: normal;margin-bottom: 0in;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"background: white;border: none windowtext 1.0pt;color: #444444;font-family: 'Times New Roman',serif;font-size: 12.0pt;padding: 0in\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><b><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"color: #0b5394;font-size: x-large\">Lalu, Apa Bedanya Hybrid<br \/>\nCloud dan Multicloud?<\/span><\/span><\/b><\/h3>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">Multicloud dan hybrid cloud memiliki kemiripan, namun berbeda<br \/>\nsecara model infrastruktur. Secara umum, hybrid cloud berhubungan dengan<br \/>\nlingkungan cloud computing yang menggunakan dua pendekatan yakni public dan<br \/>\nprivate menjadi satu lingkungan. Suatu enterprise sering mengadopsi hybrid<br \/>\ncloud untuk tugas yang spesifik, seperti kemampuan untuk menjalankan pekerjaan<br \/>\ndi lingkungan sendiri lalu menggunakan public cloud ketika kebutuhan melonjak.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Multicloud, seperti yang<br \/>\nsudah dijelaskan diatas, secara umum berhubungan dengan penggunaan lebih banyak<br \/>\npublic cloud, penggunaan multicloud lebih banyak digunakan oleh beberapa<br \/>\nperusahaan yang ingin stabilitas suatu cloud yang tidak bergantung satu<br \/>\nlayanan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span lang=\"EN\" style=\"border: 1pt none windowtext;color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif;padding: 0in\"><span style=\"font-size: large\">Bagaimanapun artikel ini<br \/>\ntidak bertujuan untuk membandingkan layanan apa yang lebih baik apakah hybrid<br \/>\ncloud atau multicloud. Hybrid cloud bukanlah penghalang bagi penyebaran multicloud.<br \/>\nDua model ini bergantung pada apa tujuan bisnis anda dan target apa yang ingin<br \/>\nanda capai.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">Dari yang telah dijabarkan diatas dapat dipastikan bahwa kedua<br \/>\nmodel cloud memiliki fungsi dan keuntungan yang berbeda. Pengguna hanya perlu<br \/>\nmemilih model mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white;line-height: normal;margin-bottom: 0.0001pt;text-align: left;vertical-align: baseline\"><span style=\"color: #444444;font-family: 'Times New Roman', serif\"><span style=\"font-size: large\">Jika Anda membutuhkan konsultasi model mana yang lebih cocok<br \/>\nuntuk perusahaan Anda, dan perkiraan harga yang harus dikeluarkan, silahkan<br \/>\nhubungi <a href=\"mailto:sales@wowrack.com\">sales@wowrack.com<\/a> untuk<br \/>\nkonsultasi secara gratis.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<p><span lang=\"EN\"><br \/>\n<!--[endif]--><b><\/b><\/span><\/p>\n<div>Blog Wowrack Indonesia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dikarena kebutuhan akan industri digital semakin meningkat, cloud computing menjadi\u00a0tren baru yang tidak dapat dihindarkan. Cloud computing menawarkan banyak kemudahan, fleksibilitas serta keuntungan pada pendekatan yang berbeda untuk masing -masing organisasi. Sehingga, suatu organisasi\/bisnis dapat menggunakan cloud untuk menyesuaikan kebutuhan mereka, seperti mendesain layanan yang mereka inginkan dan menyesuaikan kebutuhan suatu organisasi. Saat ini, ekosistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9844,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[948],"tags":[],"class_list":["post-4361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4361"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76926,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4361\/revisions\/76926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}