{"id":4578,"date":"2014-11-25T09:12:00","date_gmt":"2014-11-25T09:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog-staging.wowrack.co.id\/2014\/11\/25\/mana-yang-lebih-aman-traditional-it-atau-cloud-computing\/"},"modified":"2024-05-10T13:49:06","modified_gmt":"2024-05-10T06:49:06","slug":"mana-yang-lebih-aman-traditional-it-atau-cloud-computing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/cloud-id\/mana-yang-lebih-aman-traditional-it-atau-cloud-computing\/","title":{"rendered":"Mana Yang Lebih Aman? Traditional IT atau Cloud Computing?"},"content":{"rendered":"<p>Surabaya (Wowrack) -\u00a0<span style=\"font-family: inherit;\">Hallo<br \/>\nWowfriends jumpa lagi dengan hari Selasa, waktunya kita kembali membahas<br \/>\ntentang topic bulanan kita. Masih tetap seputar <b>\u201cSecurity\u201d <\/b>yang akan kita bahas. Pada pembahasan kali ini kita akan<br \/>\nmembahas tentang <b>\u201cTraditional IT\u201d <\/b>dan<br \/>\n<b>\u201c<a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/cloud-economics\/memahami-peran-cloud-computing-dalam-menciptakan-keunggulan-kompetitif-di-era-industri-4-0\/\">Cloud Computing<\/a>\u201d<\/b>.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: inherit;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Traditional<br \/>\nIT bisa juga disebut dengan metode penyimpanan data pada hardware contohnya<br \/>\npenyimpanan data dengan Hard Disk, CD, Flashdisk dan metode penyimpanan lain. Metode ini memang aman, tapi<br \/>\nmetode ini juga tidak luput dari kelemahan. Karena hardware yang dimiliki itu<br \/>\nmemiliki usia yang tidak bisa ditebak, maka keamanan data Anda juga tidak bisa<br \/>\ndianggap aman. Misalnya dalam sebuah kejadian yang sering terjadi, semua data<br \/>\npenting Anda semua disimpan di Hard Disk, tiba-tiba Hard Disk tersebut hilang atau<br \/>\nteerndam Air atau bencana lainnya. Dengan kejadian ini, maka Data Anda 100%<br \/>\nhilang.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Jika<br \/>\ndibandingkan dengan Traditional IT apabila terjadi sebuah bencana seperti<br \/>\ndiatas, maka Cloud Computing lebih aman untuk Anda. <\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Lantas,<br \/>\nbagaimana kita harus memilih antara Traditional IT dengan Cloud Computing yang<br \/>\nsebenarnya sama-sama memiliki kelemahan?<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Menurut<br \/>\nlaporan dari <b><i>Logic Fall 2012 State of Cloud Security Report <\/i><\/b>ada banyak<br \/>\nvariasi ancaman yang bisa dilakukan dalam sebuah penyerangan data. Namun, yang terpenting<br \/>\nadalah Infrastruktur data yang mereka gunakan bisa menjadi pembeda. Anda bisa<br \/>\nmengontrol sendiri bagaimana data yang Anda simpan tetap aman, atau membiarkan system<br \/>\nyang mengamankan data Anda lewat penggunaan Cloud.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Data<br \/>\nlain dari <i>TechTarget<\/i> menyebutkan, bahwa<br \/>\nsekitar 61% yang menerapkan Traditional IT kehilangan datanya dalam waktu<br \/>\nsekejap ketika mengalami sebuah bencana baik bencana alam atau bencana yang<br \/>\ndisebabkan kesalahan manusia. Dan hanya 27% dari para pengguna layanan Cloud<br \/>\nyang mengalami kehilangan data ketika terjadi kesalahan manusia maupun hal<br \/>\nlain. Dengan demikian tingkat keamanan Cloud masih menjadi yang terbaik dalam<br \/>\ndata tersebut.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Jelas,<br \/>\nMitos tentang ketidak amanan Cloud Computing itu sangat tidak bisa dibuktikan<br \/>\nhanya karena beberapa kasus yang terjadi seperti hacking dan lain sebagainya.<br \/>\nPeretasan mungkin terjadi karena sebuah sarana yang dipakai tidak memiliki<br \/>\nkekuatan keamanan yang baik. Hal ini terjadi karena layanan yang digunakan<br \/>\nadalah \u201c<i>Public Cloud\u201d<\/i> yang<br \/>\ndiperuntukkan untuk kalngan umum. Namun untuk <i>\u201cPrivate Cloud\u201d <\/i>Anda hanya bisa mengakses untuk beberapa orang<br \/>\ntertentu yang bisa Anda percaya. Dan selain itu SLA dengan penyedia bisa<br \/>\nmenjadi kekuatan Anda apabila ada kebocoran data maupun pencurian data.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Seperti<br \/>\nyang disebutkan sebelumnya, bahwa Kontrol bukan berarti keamanan. Karena Anda<br \/>\ntidak bisa selamanya mengontrol data dengan penerapan Traditional IT. Tapi,<br \/>\ndengan Cloud Computing Anda bisa mengontrol data Anda dengan mudah karena Anda<br \/>\ntahu lalu lintas keluar masuk data. Anda tidak perlu melakukan itu sendiri,<br \/>\nakan tetapi Sistem yang akan mengerjakan itu semua untuk Anda.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: 'Century Gothic', sans-serif;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: inherit;\">Sistem<br \/>\nyang dibangun tanpa ketelitian yang sama tidak akan menjadi seperti keamanan, apa<br \/>\nitu Cloud Computing maupun Traditional IT. Jadi, praktek terbaik di sini adalah<br \/>\nuntuk fokus pada strategi keamanan yang didefinisikan dengan baik dan<br \/>\ndilaksanakan dengan tepat dalam sebuah teknologi. Jangan terlalu fokus pada<br \/>\nPlatform yang Anda gunakan. Akan tetapi, bagaimana Platform itu bisa menjaga<br \/>\ndata Anda dengan baik. Dan bisa di akses dengan cepat saat Anda membutuhkannya.<\/span><\/div>\n<div>Blog Wowrack Indonesia<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya (Wowrack) -\u00a0Hallo Wowfriends jumpa lagi dengan hari Selasa, waktunya kita kembali membahas tentang topic bulanan kita. Masih tetap seputar \u201cSecurity\u201d yang akan kita bahas. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang \u201cTraditional IT\u201d dan \u201cCloud Computing\u201d. Traditional IT bisa juga disebut dengan metode penyimpanan data pada hardware contohnya penyimpanan data dengan Hard Disk, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[948],"tags":[],"class_list":["post-4578","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-cloud-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4578\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}