{"id":80619,"date":"2025-09-26T15:43:18","date_gmt":"2025-09-26T08:43:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.wowrack.com\/?p=80619"},"modified":"2026-10-21T14:54:34","modified_gmt":"2026-10-21T07:54:34","slug":"security-awareness-training","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/security-awareness-training\/","title":{"rendered":"Cyber Security Awareness Training Dan Manfaat Untuk Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><strong>Cyber Security Awareness Training<\/strong> adalah program pelatihan yang dibuat untuk melatih karyawan agar mengenali, dapat mencegah dan merespons ancaman siber saat bekerja sehari-hari.<br \/>\nProgram ini memang khusus untuk memberikan materi terkait keamanan siber, ditambah dengan pengujian (assessment) terhadap serangan phishing.<br \/>\nHasil akhir dari program ini adalah perusahaan dapat mengukur pengetahuan karyawan terhadap keamanan data, serangan siber dan respons jika ada serangan siber seperti phishing, social engineering dan lain sebagainya.<\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"apa-itu-cyber-security-awareness-training\">Apa itu Cyber Security Awareness Training?<\/h2>\n<p>Security awareness dalam bahasa Indonesia artinya adalah kesadaran terhadap ancaman keamanan siber, dalam pengimplementasiannya mengacu kepada pengetahuan dan bagaimana setiap individu melakukan tindakan untuk mengatasi ketika terjadi serangan siber.<\/p>\n<p>Sedangkan Cyber Security Awareness Training (SAT) atau pelatihan kesadaran keamanan adalah pelatihan yang ditujukan untuk karyawan agar mengerti dasar-dasar keamanan siber sehingga tidak membahayakan sistem perusahaan.<\/p>\n<p>Untuk itu karyawan Anda harus mengetahui tentang <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/mengenal-apa-itu-cyber-security\/\">keamanan siber<\/a>.<\/p>\n<h3 id=\"1-pengetahuan-terkait-ancaman\">1.Pengetahuan Terkait Ancaman<\/h3>\n<p>Setiap karyawan harus mengetahui apa saja serangan siber yang paling sering terjadi, contohnya adalah phishing, malware, social engineering, <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/pengertian-ddos\/\">DDoS<\/a>, dan segala macam serangan siber lain.<\/p>\n<h3 id=\"2-tahu-tanda-tanda-sistem-mendapat-serangan\">2. Tahu Tanda-tanda Sistem Mendapat Serangan<\/h3>\n<p>Karyawan harus mengetahui tanda-tanda awal serangan, contohnya ketika ada email mencurigakan, link yang aneh, file mencurigakan, karyawan harus tahu bagaimana prosedur jika terjadi kejadian semacam itu dan bisa mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya dampak pada sistem.<\/p>\n<h3 id=\"3-menjadikan-kebiasaan\">3. Menjadikan Kebiasaan<\/h3>\n<p>Dengan cyber security awareness training, pengetahuan tidak hanya menjadi sebuah teori saja tapi harus bisa menjadi bagian dari perilaku sehari-hari dan budaya organisasi.<\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"manfaat-dan-tujuan-security-awareness-training-untuk-perusahaan\">Manfaat Dan Tujuan Security Awareness Training Untuk Perusahaan<\/h2>\n<p>Manfaat dari adanya pelatihan cyber security awareness adalah penyebab kebocoran data sebagian besar datang dari kesalahan manusia (human error). Untuk itu pelatihan ini memang dikhususkan untuk semua karyawan perusahaan, dengan alasan berikut ini<\/p>\n<h3 id=\"1-mengurangi-kesalahan-manusia\">1. Mengurangi Kesalahan Manusia<\/h3>\n<p>Serangan siber seperti Ransomware memang awalnya menyasar kelemahan karyawan dengan mencari celah dari kesalahan-kesalahan kecil, contohnya adalah mengklik link palsu. Dengan adanya pelatihan ini, karyawan Anda akan mengetahui dasar dasar datangnya ransomware, phishing dan berbagai macam serangan siber, sehingga ketika ada email mencurigakan, karyawan Anda tidak langsung mengklik tautan karena keterbatasan pengetahuan.<\/p>\n<h3 id=\"2-pemahaman-ancaman-keamanan-siber\">2. Pemahaman Ancaman Keamanan Siber<\/h3>\n<p>Karyawan harus tahu berbagai jenis ancaman siber yang dapat merugikan perusahaan, contohnya serangan phishing, malware, ransomware, social engineering. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk karyawan agar bisa mengenali serangan siber sejak awal.<\/p>\n<h3 id=\"3-kesadaran-terhadap-keamanan-data\">3. Kesadaran terhadap Keamanan Data<\/h3>\n<p>Data adalah aset, jika terjadi pembobolan data, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang bersangkutan saja, tetapi juga informasi pelanggan. Dampak yang paling parah adalah nama baik yang tercemar dan berujung pada tuntutan hukum. Untuk itu penyedia layanan akan mengajarkan bagaimana cara mengelola data perusahaan, disimpan, dan dibagikan dengan aman. Karyawan juga perlu memahami risiko ketika informasi rahasia jika diberikan kepada pihak yang tidak berwenang.<\/p>\n<h3 id=\"4-cara-membuat-password-dan-akun-agar-aman\">4. Cara Membuat Password dan Akun Agar Aman<\/h3>\n<p>Pada pelatihan cyber security awareness training ini karyawan akan dibekali ilmu mengenai pembuatan password yang baik, membuat multi-factor authentication (MFA).<\/p>\n<h3 id=\"5-kemampuan-mengenali-phishing\">5. Kemampuan Mengenali Phishing<\/h3>\n<p>Dalam materi pelatihan, setiap karyawan akan diajarkan cara mengenali email atau pesan palsu, seperti contoh domain yang aneh, link yang mencurigakan, email yang seperti peringatan yang sangat penting dan meminta untuk melakukan sesuatu, dan di dalam materi pelatihan dijelaskan bagaimana social engineering dimana peretas akan menyamar sebagai pihak resmi atau teman kantor.<\/p>\n<h3 id=\"6-respons-jika-menerima-serangan\">6. Respons Jika Menerima Serangan<\/h3>\n<p>Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi tindakan yang akan dilakukan jika terjadi insiden. Karyawan perlu mengetahui apa yang harus dilakukan dan kepada siapa harus melaporkan ketika terkena serangan.<\/p>\n<h3 id=\"7-membuat-kebiasaan-dalam-aktivitas-sehari-hari\">7. Membuat Kebiasaan dalam Aktivitas Sehari-hari<\/h3>\n<p>Pelatihan ini bertujuan membentuk kebiasaan aman dalam pekerjaan sehari-hari, seperti mengunci perangkat laptop saat ditinggalkan, menghancurkan berkas-berkas penting jika tidak digunakan, dilarang meninggalkan password atau informasi penting di sebuah memi, melakukan update software, serta tidak boleh sembarangan menginstall aplikasi ke laptop.<\/p>\n<h3 id=\"8-mendapatkan-sertifikasi-compliance\">8. Mendapatkan Sertifikasi Compliance<\/h3>\n<p>Untuk mendapatkan sertifikasi dari pemerintah perusahaan harus sudah menyelesaikan beberapa syarat layak. Salah satu syaratnya adalah sudah mengikuti atau mendapatkan sertifikasi security awareness training. Contohnya untuk mendapatkan ISO 27001, perusahaan yang ingin disertifikasi harus menyelesaikan syarat seperti vulnerability assessment. Banyak standar keamanan yang mengharuskan melakukan sertifikasi, yaitu GDPR, HIPAA, PCI DSS.<\/p>\n<h3 id=\"9-membangun-budaya-keamanan\">9. Membangun Budaya Keamanan<\/h3>\n<p>Bisnis yang tangguh dari serangan siber adalah bisnis yang sudah berhasil membangun lingkungan kerja dengan budaya keamanan siber yang benar. Cara menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan cara membangun kesadaran setiap individu agar peduli terhadap keamanan data.<\/p>\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/compliance-id\/apa-itu-penetration-testing-dan-manfaat-untuk-perusahaan\/\">konsultan pentest termurah<\/a><\/p>\n<h2 id=\"proses-cyber-security-awareness-training-untuk-perusahaan\">Proses Cyber Security Awareness Training untuk Perusahaan<\/h2>\n<p>Proses cyber security awareness training yang dilakukan di perusahaan intinya adalah membangun kebiasaan kerja yang aman alih-alih bekerja hanya semata-mata bekerja tanpa memperdulikan keamanan perangkat maupun keamanan data, untuk itu diadakannya program ini adalah berharap karyawan lebih aware terhadap keamanan data saat bekerja, dalam prosesnya dibuat berbagai tahap seperti dibawah ini<\/p>\n<h3 id=\"1-assessment\">1. Assessment<\/h3>\n<p>Pertama-tama adalah melakukan adalah assessment guna mengetahui seberapa paham karyawan terhadap ancaman siber, dari 100 karyawan contohnya, berapa yang sudah mengetahui apa itu phishing, bagaimana membuat password yang baik dan aman, lalu dari penyedia layanan akan melakukan tes kepada setiap karyawan, seberapa siap dasar dasar keamanan siber yang diketahui dan tim akan membuat training berdasarkan test ini.<\/p>\n<h3 id=\"2-training\">2. Training<\/h3>\n<p>Setelah melihat hasil tes awal, dan dari data hasil tes penyedia layanan cyber security awareness akan membuat materi dari celah-celah jawaban hasil assessment dari karyawan.<\/p>\n<p>Berbagai materi akan diberikan, dan nantinya materi akan kami jelaskan lebih detail pada bagian artikel ini. Untuk itu selama training, karyawan wajib mengalokasikan waktunya untuk mengikuti training, dan dari aturan perusahaan juga harus mewajibkan setiap karyawan untuk ikut.<\/p>\n<h3 id=\"3-phishing-simulation\">3. Phishing Simulation<\/h3>\n<p>Setelah training selesai, penyedia layanan dalam beberapa hari wajib melakukan uji phishing ke setiap email karyawan, tujuannya untuk menguji bagaimana respons karyawan jika mendapati adanya email mencurigakan dan dari tim internal tidak akan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu. Selanjutnya tim akan menilai apakah banyak karyawan akan mengklik tautan phishing ini, atau melaporkan ke tim keamanan siber internal.<\/p>\n<p>Dari simulasi ini, maka akan terlihat berapa jumlah karyawan yang membuka email, mengklik tautan, memasukkan data, atau melaporkan email kepada tim IT.<\/p>\n<h3 id=\"4-evaluation\">4. Evaluation<\/h3>\n<p>Setelah semua tahapan sudah dilakukan, maka terakhir adalah mengukur hasil cyber security awareness training pada perusahaan, Indikatornya mencakup hasil quiz, click rate, reporting rate, hingga perubahan perilaku karyawan dalam mengelola keamanan datanya, misal meninggalkan laptop harus keadaan terkunci, tidak meninggalkan lanyard ketika ke toilet.<\/p>\n<p>Namun hasil dari test sudah mewakili perusahaan untuk melihat apakah program sudah memberikan perubahan sesuai harapan.<\/p>\n<h3 id=\"5-improvement\">5. Improvement<\/h3>\n<p>Terakhir adalah improvement, tujuan guna mengevaluasi cara pelatihan selanjutnya yang diharapkan lebih mudah dipahami serta dari tim karyawan sendiri tidak sembarangan menginstall atau mengklik link yang terindikasi <a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/link-phishing\/\">link phishing<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-129604\" src=\"https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training.png\" alt=\"materi cyber security awareness training\" width=\"1254\" height=\"1254\" srcset=\"https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training.png 1254w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training-300x300.png 300w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training-1024x1024.png 1024w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training-150x150.png 150w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/materi-cyber-security-awareness-training-768x768.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1254px) 100vw, 1254px\" \/><\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"materi-cyber-security-awareness-training\">Materi Cyber Security Awareness Training<\/h2>\n<p>Materi harus disesuaikan dengan serangan siber yang paling sering terjadi di lingkungan kerja. Namun, dari pengalaman Wowrack beberapa materi berikut ini adalah materi yang harus dipelajari oleh setiap karyawan yang mengikuti training.<\/p>\n<h3 id=\"1-pengenalan-phishing\">1. Pengenalan Phishing<\/h3>\n<p>Dalam materi cyber security awareness training ini, karyawan akan belajar cara mengenali bagaimana cara kerja email phishing, contoh-contoh fake login fake, malicious attachment yang dikirim melalui email, dan link-link mencurigakan dan tidak boleh di klik sembarangan.<\/p>\n<h3 id=\"2-social-engineering\">2. Social Engineering<\/h3>\n<p>Social engineering adalah serangan siber yang memanfaatkan faktor psikologis, untuk itu dalam materi pelatihan akan membahas teknik-teknik manipulasi psikologis yang banyak dipakai pelaku untuk mendapatkan informasi dari target. Dari materi ini diharapkan karyawan belajar mengenali pola komunikasi yang mencurigakan dan tidak mudah mengikuti permintaan yang tidak terverifikasi.<\/p>\n<h3 id=\"3-password-security\">3. Password Security<\/h3>\n<p>Materi selanjutnya adalah terkait tentang keamanan akun, yaitu membahas bagaimana pembuatan password yang aman, cara membuat password manager, serta pembuatan Multi-Factor Authentication (MFA). Dalam materi ini dijelaskan dalam 3 bulan password harus diganti dengan yang baru, dan dilarang membuat password yang sama untuk beberapa akun.<\/p>\n<h3 id=\"4-data-protection\">4. Data Protection<\/h3>\n<p>Data perusahaan dapat dicuri melalui perangkat endpoint karyawan, untuk itu setiap karyawan harus belajar cara menyimpan, mengirim, membagikan file perusahaan dengan aman, salah satu contoh materinya adalah dilarang mengirimkan file perusahaan menggunakan USB drive atau flashdisk, dan dilarang asal mencolokan flashdisk tak dikenal ke laptop.<\/p>\n<h3 id=\"5-malware-dan-ransomware\">5. Malware dan Ransomware<\/h3>\n<p>Materi selanjutnya adalah menjelaskan bagaimana cara kerja malware dan ransomware dapat merusak file melalui email maupun perangkat yang terinfeksi. Karyawan juga belajar mengenali indikasi awal serangan ransomware dan jika salah melakukan klik url, apa yang harus dilakukan karyawan agar tidak terkena ransomware.<\/p>\n<h3 id=\"6-email-security\">6. Email Security<\/h3>\n<p>Materi ini akan membahas bagaimana cara memeriksa alamat pengirim, domain yang benar, attachment, link, serta berpikir dua kali jika ada permintaan mengakses informasi sensitif.<\/p>\n<h3 id=\"7-device-security\">7. Device Security<\/h3>\n<p>Karyawan diberikan pemahaman tentang melakukan update software secara teratur, mematikan atau melakukan screen lock jika meninggalkan device ditempat kerja, menjaga perangkat kerja, serta tidak sembarangan menggunakan perangkat pribadi di jaringan publik.<\/p>\n<h3 id=\"8-remote-working-security\">8. Remote Working Security<\/h3>\n<p>Materi mencakup risiko bekerja dari jarak jauh, dilarang menggunakan Wi-Fi publik saat mengakses file perusahaan, menjaga perangkat pribadi ketika ke toilet. Karyawan juga belajar menjaga keamanan akun serta perangkat ketika bekerja di luar lingkungan kantor.<\/p>\n<h3 id=\"9-incident-reporting\">9. Incident Reporting<\/h3>\n<p>Karyawan akan belajar apa saja yang harus dilakukan ketika mendapatkan email phishing, link mencurigakan, kehilangan perangkat, atau aktivitas tidak biasa di perangkatnya. Salah satu saran yang harus dilakukan adalah sesegera mungkin menghubungi tim keamanan siber internal jika mendapati aktivitas aneh agar tim internal segera melakukan pemblokiran email.<\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"4-tahap-kompetensi-security-awareness\">4 Tahap Kompetensi Security Awareness<\/h2>\n<p>Tingkat pengetahuan tentang cyber security awareness setiap karyawan tidak sama, untuk itu karyawan yang pengetahuan masih minim atau yang sudah pernah mempelajari keamanan siber sebelumnya tetapi masih membutuhkan arahan, pada tahapan kompetensi dibagi menjadi 4 kompetensi, antara lain<\/p>\n<h3 id=\"1-kurangnya-kesadaran\">1. Kurangnya Kesadaran<\/h3>\n<p>Pada tahap kurangnya kesadaran, karyawan sama sekali belum menyadari bahwa dirinya tidak memiliki pengetahuan sama sekali mengenai keamanan siber. Sederhananya, Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu.<\/p>\n<p>Karyawan dengan kompetensi kurang kesadaran ini sangat rentan melakukan kesalahan, untuk itu karyawan tipe ini wajib mengikuti pelatihan sampai selesai.<\/p>\n<h3 id=\"2-ketidakmampuan-yang-disadari\">2. Ketidakmampuan yang Disadari<\/h3>\n<p>Pada tahap kedua, karyawan sudah menyadari jika mereka memiliki keterbatasan dalam pengetahuan tentang serangan siber. Sederhananya, Saya tahu bahwa saya tidak tahu.<\/p>\n<p>Kompetensi kedua ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kesalahan yang dapat dilakukan dan mengetahui bahwa mereka membutuhkan pelatihan.<\/p>\n<h3 id=\"3-kemampuan-yang-disadari\">3. Kemampuan yang Disadari<\/h3>\n<p>Pada tahap ini, karyawan sudah paham cara menghadapi serangan siber, tetapi masih perlu berpikir sebelum mengambil tindakan. Prinsipnya adalah \u201cSaya tahu dasar-dasarnya tetapi masih tidak tahu cara mengatasinya.\u201d<\/p>\n<p>Contohnya, ketika karyawan menerima email, karyawan mulai memeriksa alamat pengirim, link, lampiran, dan isi pesan sebelum menentukan tindakan.<\/p>\n<h3 id=\"4-kompeten\">4. Kompeten<\/h3>\n<p>Tahap terakhir adalah ketika ketika setiap karyawan sudah terbiasa menjaga keamanan siber. Tahap ini, karyawan sudah dapat mengenali serangan dan mengambil tindakan yang dibutuhkan tanpa harus mendapatkan arahan.<\/p>\n<p>Prinsipnya adalah sudah tahu cara melakukannya dan sudah jadi kebiasaan.<\/p>\n<p>Pada tahap ini, security awareness tidak hanya didapat dari pengetahuan training, tetapi sudah menerapkan perilaku kerja sehari-hari.<\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"contoh-studi-kasus-security-awareness-training-wowrack\">Contoh Studi Kasus Security Awareness Training Wowrack<\/h2>\n<p>Contoh studi kasus perusahaan yang menggunakan Wowrack untuk pelatihan cyber security awareness training adalah A dari Surabaya.<\/p>\n<p>Perusahaan A ini memiliki 250 karyawan, setiap karyawan mendapatkan email perusahaan, dan perangkat kerja seperti laptop untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari.<\/p>\n<p>Perusahaan A ingin meningkatkan security awareness karena untuk kebutuhan sertifikasi sekaligus saat ini masih banyak karyawan yang belum paham tentang bahaya dan cara kerja dari email phishing.<\/p>\n<p>Program pelatihan ini dilakukan dengan sistem meeting online, dan setiap karyawan wajib menghadiri meeting ini. Selanjutnya Wowrack melakukan pelatihan dalam 5 tahap. Antara lain<\/p>\n<h3 id=\"1-assessment\">1. Assessment<\/h3>\n<p>Tahap pertama dari cyber security awareness training dimulai dengan mengukur tingkat pemahaman setiap karyawan terkait keamanan siber dengan cara melakukan assessment (test awal) yang wajib diisi oleh setiap karyawan. Tes ini mencakup tentang<\/p>\n<ul>\n<li>Pengetahuan tentang phishing<\/li>\n<li>Pemahaman social engineering<\/li>\n<li>Kebiasaan menggunakan password<\/li>\n<li>Penggunaan MFA<\/li>\n<li>Perlindungan data perusahaan<\/li>\n<li>Keamanan perangkat<\/li>\n<li>Prosedur pelaporan insiden<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hasil assessment digunakan Wowrack untuk membuat materi yang perlu ditekankan karena kurangnya pengetahuan dari karyawan yang sudah melakukan test.<\/p>\n<h3 id=\"2-training\">2. Training<\/h3>\n<p>Setelah mengetahui kondisi awal, Perusahaan A mendapatkan materi cyber security awareness training dari Wowrack dengan cara meeting online dengan zoom meeting.<\/p>\n<p>Materi yang diberikan Wowrack antara lain<\/p>\n<ul>\n<li>Bahaya Phishing<\/li>\n<li>Cara kerja Social engineering<\/li>\n<li>Pemahaman Password security<\/li>\n<li>Data protection<\/li>\n<li>Bahaya Ransomware<\/li>\n<li>Email security<\/li>\n<li>Device security<\/li>\n<li>Remote working security<\/li>\n<li>Incident reporting<\/li>\n<\/ul>\n<p>Materi kemudian dijelaskan dengan detail dan diberikan contoh nyata terhadap pekerjaan yang dikerjakan karyawan.<\/p>\n<h3 id=\"3-phishing-simulation\">3. Phishing Simulation<\/h3>\n<p>Setelah training sudah selesai dilakukan, Perusahaan A akan menjalani phishing simulation dengan email yang dikirim oleh tim dari Wowrack.<\/p>\n<p>Email yang dikirim kami buat menyerupai kondisi nyata template-templat para peretas. Setelah email kami sebar ke seluruh karyawan, kemudian kami mengamati respons mereka terhadap email tersebut.<\/p>\n<p>Kami mencatat dan mengumpulkan data sebagai berikut<\/p>\n<ul>\n<li>Berapa email yang dibuka<\/li>\n<li>Berapa jumlah link phishing yang diklik<\/li>\n<li>Berapa attachment dibuka<\/li>\n<li>Berapa data yang dimasukkan ke halaman fake<\/li>\n<li>Berapa orang yang melaporkan telah mendapat email ini<\/li>\n<li>Berapa orang yang tidak melakukan tindakan apapun<\/li>\n<\/ul>\n<p>Phishing simulation dapat digunakan untuk mengukur respons asli manusia terhadap skenario phishing yang dilakukan peretas. <a href=\"https:\/\/www.nist.gov\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">NIST<\/a> juga merekomendasikan agar hasil simulasi tidak hanya dilihat dari click rate, tetapi mempertimbangkan tingkat kesulitan email dan konteks pengguna.<\/p>\n<h3 id=\"4-evaluation\">4. Evaluation<\/h3>\n<p>Data dari assessment, training, dan phishing simulation kemudian kami evaluasi.<\/p>\n<p>Kami menemukan bahwa karyawan perusahaan A sudah memahami ciri-ciri phishing tidak melakukan klik, tetapi masih banyak yang belum tahu cara dan prosedur pelaporan email.<\/p>\n<p>Data ini jadi bahan untuk menentukan materi lanjutan.<\/p>\n<h3 id=\"5-improvement\">5. Improvement<\/h3>\n<p>Tahap terakhir adalah melakukan perbaikan dari hasil evaluasi, jika karyawan masih sering mengklik link phishing maka program berikutnya adalah memberikan lebih banyak latihan mengenai pemeriksaan domain pengirim dan tanda-tanda email palsu.<\/p>\n<hr \/>\n<h2 id=\"kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2>\n<p>Cyber security awareness training adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan. Dengan melatih karyawan memahami ancaman, bisa membangun budaya positif dan bermanfaat menjaga keamanan organisasi Anda.<\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/www.knowbe4.com\/products\/security-awareness-training\" rel=\"dofollow noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/www.knowbe4.com\/products\/security-awareness-training<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cyber Security Awareness Training adalah program pelatihan yang dibuat untuk melatih karyawan agar mengenali, dapat mencegah dan merespons ancaman siber saat bekerja sehari-hari. Program ini memang khusus untuk memberikan materi terkait keamanan siber, ditambah dengan pengujian (assessment) terhadap serangan phishing. Hasil akhir dari program ini adalah perusahaan dapat mengukur pengetahuan karyawan terhadap keamanan data, serangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":80630,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[723],"tags":[],"class_list":["post-80619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-security-id","post-wrapper"],"acf":{"main":{"headline":"","":null,"cta":null}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80619"}],"version-history":[{"count":40,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":149492,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80619\/revisions\/149492"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80630"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}