{"id":93627,"date":"2026-05-05T08:00:53","date_gmt":"2026-05-05T01:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.wowrack.com\/?p=93627"},"modified":"2026-07-15T17:23:47","modified_gmt":"2026-07-15T10:23:47","slug":"hacker-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/hacker-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu\u00a0Hacker? Contoh, Jenis-jenisnya Dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Baik di dunia profesional maupun personal, istilah \u201chacker\u201d masih menjadi sesuatu yang sangat ditakuti.<\/span> <span data-contrast=\"auto\">Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan terperinci soal hacker, mulai dari definisi, contoh-contohnya, jenis serangan yang ada, dan risiko yang dapat disebabkan oleh serangan seiber, terutama pada bisnis Anda.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Apa itu Hacker<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\">Istilah \u201chacker\u201d atau peretas adalah sebuah pengembangan kata yang berasal dari hook atau \u201cpengait\u201d. Awalnya adalah sebutan bagi orang-orang yang mahir mengutak-atik perangkat komputer. Namun, seiring berjalannya waktu, makna hacker berubah menjadi orang yang menggunakan kemahiran komputer untuk mencari kelemahan dalam sistem IT, yang kemudian dieksploitasi untuk kepentingan pribadi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-104990\" src=\"https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah.avif\" alt=\"hacker adalah\" width=\"1254\" height=\"1254\" srcset=\"https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah.avif 1254w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah-300x300.jpg 300w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah-150x150.jpg 150w, https:\/\/assets.wowrack-web-profile.delivery.cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hacker-adalah-768x768.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1254px) 100vw, 1254px\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Sejarah<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Istilah <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> secara akademis mulai dikenal sejak tahun 60-an. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada masa itu <\/span>mereka<span data-contrast=\"auto\"> adalah orang-orang ahli IT yang bereksperimen untuk mengembangkan dan mengoptimalkan sistem komputer pada saat itu.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Asal Kata<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Kata <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> berasal dari kata kerja bahasa Inggris <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hack<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang berarti memotong. Penggunaan kata dasar <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hack<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> ini berasal dari kalangan akademisi IT pada tahun 60 an yang sering menggunakan solusi alternatif terhadap masalah yang dihadapi, ibaratnya \u201cmemotong\u201d masalah yang ada.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Perubahan Konotasi<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Perubahan konotasi mulai terjadi pada tahun 90-an, ketika perangkat komputer mulai masuk ke lingkungan keluarga (Personal Computer). Maraknya virus komputer yang menyerang perangkat PC membuat publik memberikan nama <\/span>tersendiri<span data-contrast=\"auto\"> kepada pembuat virus komputer.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Apa itu Hacktivisme<\/span> ?<\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><i><span data-contrast=\"auto\">Hacktivism<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah sebuah gerakan yang dilakukan oleh <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dengan misi sosial maupun politik yang berdampak di masyarakat. Dalam praktiknya, para peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> menggunakan kemampuannya untuk menyuarakan isu-isu yang mereka anggap kritis.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Tujuan Melakukan Peretas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Tujuan setiap individu tentu berbeda, mulai dari eksplorasi hingga aktivitas yang berdampak langsung pada bisnis.<\/span> Berikut ini kami rangkumkan aktivitas dan tujuan mereka.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left\"><strong>Penyusupan <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Mereka mencoba masuk ke dalam sistem untuk memahami struktur dan mencari celah keamanan yang bisa dimanfaatkan.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left\"><strong>Keuntungan<\/strong> <\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Beberapa tim berfokus pada keuntungan finansial, seperti mencuri data pelanggan atau informasi pembayaran.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left\"><strong>Pengerusakan <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Dalam beberapa kasus, para hacker bertujuan merusak sistem agar operasional bisnis terganggu atau berhenti total.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left\"><strong>Peretasan Politik <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Di Amerika, mereka juga menggunakan keahliannya untuk memengaruhi opini publik, misalnya melalui kebocoran data atau gangguan pada sistem pemerintahan.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left\"><strong>Pembelajaran dan Penelitian <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Tidak semua hacker berbahaya. Banyak juga yang bekerja untuk menguji dan meningkatkan keamanan sistem secara legal.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Jenis-Jenis Hacker<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Nama <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tidak hanya digunakan pada satu kelompok orang dalam dunia IT. Ada berbagai macam <\/span>peretas<span data-contrast=\"auto\"> dengan kemampuan dan aktivitas yang berbeda.<\/span> Berikut ini adalah jenis-jenisnya<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">White Hat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><i><span data-contrast=\"auto\">White hat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah nama yang diberikan kepada profesional IT yang bekerja membantu organisasi atau institusi mengamankan celah infrastruktur IT mereka. Umumnya, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">white hat <\/span><\/i>ini<span data-contrast=\"auto\"> memiliki sertifikat sebagai tanda kredibilitas mereka.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Black Hat<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><i><span data-contrast=\"auto\">Black Hat <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">adalah tipe peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> yang ditakuti oleh masyarakat. Tipe<\/span><span data-contrast=\"auto\"> inilah yang sering menyebabkan kekacauan dan kerus kan pada infrastruktur IT.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Blue Hat<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Sama dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">white hat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">,<em> b<\/em><\/span><em>lue<\/em><i><span data-contrast=\"auto\"> hat <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">juga membantu organisasi atau institusi mengamankan infrastruktur IT. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Blue Hat <\/span><\/i>ini<span data-contrast=\"auto\"> biasanya diterjunkan untuk mencari celah keamanan ketika sebuah aplikasi masih dalam masa <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Red Hat<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><i><span data-contrast=\"auto\">Red hat hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">vigilantes hacker <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">merupakan kelompok peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> yang berfokus melawan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">black hat hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Kelompok<\/span><i><span data-contrast=\"auto\"> <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">i<\/span><span data-contrast=\"auto\">ni menggunakan kemampuan mereka untuk menganalisis dan kemudian melawan ancaman yang diciptakan oleh <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">black hat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Grey Hat<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><i><span data-contrast=\"auto\">Grey hat hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah kelompok peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> yang bekerja dengan merusak celah keamanan infrastruktur IT, namun tidak diikuti dengan niat jahat. Hal ini membedakan mereka dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">black hat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Umumnya, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Grey hat<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah orang-orang <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">bounty hunter<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang mencari celah keamanan organisasi dan kemudian melaporkannya untuk mendapatkan hadiah dari organisasi tersebut.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Contoh Serangan Siber yang Dilakukan Hacker<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Dalam operasinya, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> menggunakan berbagai metode untuk menembus pertahanan infrastruktur IT. Berikut adalah beberapa serangan yang umum digunakan:<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Phishing<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/link-phishing\/\"><span data-contrast=\"none\">Serangan <\/span><i><span data-contrast=\"none\">phishing<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> bekerja dengan menyerang email korban. P<\/span>eretas<span data-contrast=\"auto\"> akan mengirimkan email yang sudah diinjeksi oleh virus atau terdapat <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">attachment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang berbahaya di dalamnya. Hasilnya, korban yang membuka email tanpa sadar memberikan akses kepada <\/span>peretas<span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Malware<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/apa-itu-malware-jenis-jenisnya-dan-cara-bisnis-menghindarinya\/\"><span data-contrast=\"none\">Serangan <\/span><i><span data-contrast=\"none\">malware<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> menyisipkan perangkat lunak berbahaya untuk dipasang di infrastruktur IT korban. Melalui perangkat lunak ini, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> kemudian dapat merusak atau mencuri data yang ada.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Distributed Denial-of-Service<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih dikenal dengan nama <\/span><span data-contrast=\"none\">DDoS<\/span><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/pengertian-ddos\/\"><i><span data-contrast=\"auto\">Distributed Denial-of Service<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> merupakan serangan yang sering terjadi di halaman website bisnis. Tujuan dari serangan ini adalah untuk membanjiri server website dengan akses fiktif, menyebabkan website tidak dapat diakses oleh pengguna lainnya.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Man-in-the-Middle<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Serangan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Man-in-the-Middle<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bekerja dengan mencegat saluran komunikasi antara dua pihak. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> kemudian mengubah isi dari komunikasi tersebut, menambahkan link yang berisi virus, atau mengambil data yang ada dalam komunikasi tersebut. Jika sudah, <\/span>peretas <span data-contrast=\"auto\">akan mengirim kembali pesan ke penerima sebenarnya.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Injeksi SQL<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/sql-injection-adalah-ancaman-kenali-cara-mencegah\/\"><span data-contrast=\"none\">Injeksi SQL merupakan<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> jenis serangan yang mengeksploitasi kelemahan dalam <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">database<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang ada pada infrastruktur IT. Serangan ini dapat menghasilkan penarikan data atau perubahan data penting yang ada pada <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">database<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Backdoor<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Sesuai dengan namanya, serangan <\/span><a href=\"https:\/\/bif.telkomuniversity.ac.id\/backdoor-yaitu-tujuan-backdoor\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><i><span data-contrast=\"auto\">backdoor<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> tidak menciptakan kerusakan pada infrastruktur IT, melainkan menciptakan akses baru bagi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Dari akses inilah, peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> kemudian dapat dengan bebas keluar-masuk infrastruktur IT untuk melakukan kegiatannya tanpa diketahui.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Brute Force<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Serangan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">brute force<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> umumnya menargetkan infrastruktur IT yang dilengkapi dengan kata sandi atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">password<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">brute force<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span>peretas<span data-contrast=\"auto\"> akan berusaha menebak kata sandi yang digunakan berkali-kali hingga ditemukan kata sandi yang tepat.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Ransomware<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Serangan <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/ransomware\/\"><i><span data-contrast=\"none\">ransomware<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> tidak hanya mencuri data yang ada dalam infrastruktur IT, tapi juga mengunci data tersebut dan meminta tebusan kepada pemilik data agar dapat mengaksesnya kembali.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Cara Melindungi Diri dari Serangan Hacker<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Perlindungan terhadap ancaman yang dibuat oleh <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">hacker<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bukan hanya soal teknologi, tetapi juga mengenai konsistensi dalam menjalankan praktik keamanan digital.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Gunakan Password yang Kuat dan Unik<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Password yang kuat dan unik untuk setiap akun atau perangkat yang digunakan dapat menjadi pintu pertama pencegahan yang bisa dilakukan oleh organisasi. Langkah ini dapat mencegah serangan seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">brute force<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> untuk mengakses data yang ada.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Update Perangkat Lunak<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Banyak dari serangan yang dilancarkan<\/span><span data-contrast=\"auto\"> terjadi karena celah keamanan dalam perangkat lunak yang tidak segera ditutup. Untuk mencegah celah celah keamanan ini menjadi pintu bagi peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\">, organisasi bisa melakukan update secara berkala.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Gunakan Antivirus<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Antivirus atau sistem antimalware dapat meringankan beban organisasi dalam mendeteksi dan mencegah ancaman yang diluncurkan oleh peretas<\/span><span data-contrast=\"auto\"> untuk menginfeksi infrastruktur digital yang digunakan.<\/span> <\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Firewall<\/span> <\/h3>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Memastikan <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/network-id\/apa-itu-firewall-pengertian-cara-kerja-dan-jenisnya\/\"><i><span data-contrast=\"none\">firewall<\/span><\/i><\/a><span data-contrast=\"auto\"> tetap aktif dan bekerja dalam infrastruktur IT dapat mengurangi jumlah ancaman yang menyerang.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Layanan Anti-Hacker di Indonesia<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Menghadapi ancaman hacker membutuhkan pendekatan yang terstruktur, bukan reaktif. Wowrack menyediakan berbagai layanan cybersecurity untuk membantu organisasi Anda tetap aman, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/mssp-managed-security-service\/\"><span data-contrast=\"none\">managed security service (MSSP)<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/blog\/security-id\/soc-apa-itu-security-operations-center\/\"><span data-contrast=\"none\">security operations center (SOC)<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">, Vulnerability Assessment, dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/security\/penetration-testing\/\"><span data-contrast=\"none\">jasa penetration testing<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Melalui layanan ini, kami membantu memonitor aktivitas bisnis secara real-time, mendeteksi potensi serangan lebih awal, dan merespons insiden dengan cepat sehingga risiko operasional dapat ditekan secara signifikan.<\/span> <\/p>\n<h2 style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"none\">Kesimpulan<\/span> <\/h2>\n<p style=\"text-align: left\"><span data-contrast=\"auto\">Hacker bukan hanya ancaman, tetapi juga bagian dari realitas digital yang harus dipahami oleh setiap bisnis. Risiko dari kegiatan ini akan terus berkembang seiring teknologi. Dengan memahami jenis, tujuan, dan metode serangan peretas, perusahaan dapat membangun strategi keamanan yang lebih matang. Didukung oleh solusi yang tepat, bisnis dapat tetap berjalan dengan aman tanpa menghambat pertumbuhan.<\/span> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baik di dunia profesional maupun personal, istilah \u201chacker\u201d masih menjadi sesuatu yang sangat ditakuti. Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan terperinci soal hacker, mulai dari definisi, contoh-contohnya, jenis serangan yang ada, dan risiko yang dapat disebabkan oleh serangan seiber, terutama pada bisnis Anda. Apa itu Hacker Istilah \u201chacker\u201d atau peretas adalah sebuah pengembangan kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":93630,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[723],"tags":[],"class_list":["post-93627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-security-id","post-wrapper"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93627"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93627\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":104991,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93627\/revisions\/104991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93630"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wowrack.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}