Blog Wowrack

Apa Itu Domain? Panduan Memilih Nama Domain untuk Bisnis

Untuk membuat website, hal pertama yang perlu Anda miliki adalah nama domain, kemudian menentukan tempat penyimpanan data website yang disebut hosting.

Fungsi domain adalah sebagai alamat untuk mengunjungi website Anda di internet. Jika tidak ada domain, pengguna harus mengakses website melalui alamat IP yang sulit contohnya adalah 60.1.43.245.2 yang sulit diingat daripada nama domain Wowrack.com

Dari jenis extensi domain dibedakan menjadi TLD, ccTLD, SLD, gTLD dan masih banyak lagi yang nantinya akan kami bahas dengan detail.

Untuk itu, dalam memilih nama domain untuk bisnis tidak boleh sembarangan, karena dapat menentukan branding yang akan Anda bangun di masa depan.

Bagaimana Cara Kerja Domain?

Domain bekerja sebagai alamat yang memudahkan pengguna mengakses website tanpa harus mengingat alamat IP yang berupa deretan angka IP.

Domain berfungsi jika seseorang mengetik nama domain di browser, sistem kerjanya adalah ketika Anda mengetikkan nama domain, maka browser akan mengirimkan permintaan ke DNS (Domain Name System), Selanjutnya akan menerjemahkan nama domain tersebut menjadi alamat IP server tempat website disimpan.

Jika alamat IP ditemukan, web browser akan menghubungkan ke server dan mengambil data website yang akan ditampilkan kepada pengguna.

apa itu nama domain, pengertian domain dan cara kerja domain

Apa Hubungan Domain Dengan Hosting

Hubungan domain dan hosting adalah komponen yang saling dibutuhkan untuk membuat website. Fungsi domain seperti alamat rumah yang memiliki jalan dan nomor, sedangkan hosting adalah tanah untuk membangun rumah, jika dalam digital untuk menyimpan semua file gambar, artikel dan database website.

Tanpa hosting, ketika Anda mengakses nama domain akan hanya tampil error 500 atau 503 sehingga tidak akan tampil konten apa pun.

Dan sebaliknya, ketika memiliki hosting tapi tidak punya domain, maka tidak akan bisa membuat website karena tidak ada alamat domain maupun alamat IP server.

Jadi proses sebuah website bisa diakses harus ada domain dan hosting, ketika seseorang mengetik nama domain di browser, domain akan mengarahkan pengunjung ke database hosting tempat data website disimpan. Pengertian mudahnya adalah domain sebagai alamat rumah, sementara hosting adalah tanah tempat menyimpan data.

Hal-hal Yang Terkait Domain Yang Wajib Anda Tahu

  1. DNS

Domain Name System (DNS) merupakan sistem basis data terdistribusi (distributed database system) dengan berdasarkan arsitektur klien ke server.

DNS berfungsi memetakan nama domain (Fully Qualified Domain Name atau FQDN) ke alamat IP.

Sistem ini berjalan di lapisan OSI pada layer aplikasi dan menggunakan port 53 dengan protokol UDP dan menggunakan TCP untuk zona transfer.

  1. IP Address

IP address pada domain adalah angka-angka unik yang berfungsi untuk alamat website agar dapat mengakses server untuk berkomunikasi.

  1. TLD (Top Level Domain)

TLD (Top Level Domain) adalah bagian akhir dari nama domain, contohnya adalah .com seperti wowrack.com atau .co.id seperti wowrack.co.id

  1. ccTLD

ccTLD adalah singkatan dari Country Code Top Level Domain adalah jenis top level domain yang menggunakan kode untuk menyebutkan negara asal domain. ccTLD adalah gambaran penggunanya ditujukan untuk suatu negara tertentu.

Contohnya:

  • .id untuk menunjukan bahwa website dari Indonesia
  • .sg untuk menunjukan bahwa website dari Singapura
  • .jp untuk menunjukan bahwa website dari Jepang
  • .au untuk menunjukan bahwa website dari Australia
  • .us untuk menunjukan bahwa website dari Amerika Serikat
  1. gTLD

gTLD adalah salah satu ekstensi domain terbanyak digunakan di dunia, karena penggunaan yang general dan cocok digunakan untuk semua kebutuhan personal hingga bisnis contoh extensi domain gTLD

  • .com
  • .net
  • .org
  • .info
  • .biz

Jika website Anda menggunakan akhiran .com maka itu termasuk dengan gTLD

  1. SLD (Second Level Domain)

SLD adalah bagian nama domain unik yang berada sebelum . (dot)

Nama domain ini haruslah unik jika sudah ada yang memiliki, maka Anda harus mencari nama lain atau mengganti extensi domain gTLD nya

Contoh pada domain kamu kamu.com, “kamu” adalah nama SLD, jika sudah ada yang memiliki nama “kamu”, Anda bisa membeli domain baru dengan nama kamu.co.id, jika masih ada juga yang memiliki maka bisa ganti menjadi kamu.id.

  1. Subdomain

Subdomain merupakan addon domain atau domain tambahan yang ditulis di depan nama domain SLD. Fungsi subdomain adalah untuk membuat website yang fungsinya berbeda dari domain utama, sehingga pemilik website dapat mengelola beberapa layanan tanpa harus membeli domain baru.

Contoh adalah https://wte.wowrack.com/ subdomain ini kami gunakan untuk membuat event tahunan untuk para pelanggan dapat mendaftar event.

  1. Registrar

Registrar adalah perusahaan yang memang sudah memiliki izin untuk menjual dan memperpanjang nama domain. Jika Anda ingin membuat website, maka harus memiliki domain, nah domain itu dapat dibeli melalui registrar. Contoh registrar adalah godaddy.

  1. Registry

Registry adalah organisasi yang bertanggung jawab mengelola suatu ekstensi domain (TLD). Registry bertugas menjamin setiap nama domain dalam ekstensi yang dikelola harus unik, tercatat dengan benar.

Tugas registry tidak sama dengan registrar yang fokus menjual domain kepada end user, registry tidak boleh langsung menjual domain ke end user. Registry bekerja di belakang layar untuk mengelola seluruh data domain dalam suatu TLD. Contoh registry untuk domain Indonesia atau extensi .id adalah PANDI. Sedangkan domain .com adalah Verisign, sedangkan extensi .online adalah Radix.

  1. Registrant

Registrant bisa jadi individu atau perusahaan yang secara resmi terdaftar sebagai pemilik nama domain dalam waktu tertentu. Jika Anda membeli domain dari registrar, maka nama Anda akan tercatat sebagai registrant dalam data registrasi domain, sehingga Anda memiliki hak penuh untuk mengelola, memperpanjang, memindahkan, atau mengubah pengaturan domain yang sudah dibeli tadi.

  1. WHOIS

WHOIS domain adalah sistem yang dapat Anda gunakan untuk mencari tahu dan melihat informasi siapa yang memiliki sebuah nama domain. Dengan WHOIS, Anda bisa mengetahui siapa pemilik domain, sejak kapan domain didaftarkan, kapan masa aktifnya berakhir, serta siapa registrar yang digunakan untuk membeli domain tersebut.

  1. Nameserver

Nameserver adalah nama server yang bertugas untuk menghubungkan domain yang sudah Anda miliki agar bisa terhubung dengan hosting yang sudah Anda miliki. Jika Anda masuk ke panel domain pada registrar, maka Anda bisa memberi nama name server dari hosting yang Anda miliki.

  1. SSL Certificate

SSL certificate (Secure Sockets Layer Certificate) adalah sertifikat keamanan untuk mengamankan koneksi permintaan dari browser pengguna ketika mengakses domain. Dengan adanya SSL, data yang Anda input di form seperti password, user login, atau jika Anda melakukan pembayaran tentu memasukan nomor kartu kredit dan cvv maka tidak akan dapat dicuri oleh hacker.

Perbedaan Website yang menggunakan SSL atau tidak, berada pada url awal nama domain contohnya website yang sudah memakai SSL maka akan ada ikon gembok dan awal url sudah menggunakan https:// , jika belum ada SSL maka url awal hanya http:// saja tidak ada tambahan kata ‘s’.

Fungsi SSL sangat penting yaitu dapat mengenkripsi data yang dikirim antara browser dan website untuk melindungi informasi login dan semua data yang Anda kirim di form website.

Selanjutnya dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung website karena dinilai website Anda aman.

  1. CDN (Content Delivery Network)

CDN (Content Delivery Network) adalah jaringan server yang tersebar di seluruh dunia, manfaat CDN bagi website sendiri adalah bisa mempercepat pengiriman konten website kepada pengguna. Jika Anda menghubungkan hosting Anda dengan CDN, maka semua data website Anda akan disalin (cache) ke semua server CDN, dan jika ada user yang mengakses akan diberikan salinan website berdasarkan lokasi terdekat, jika website Anda menggunakan CDN maka akan meningkatkan kecepatan loading website dan dapat menghindari serangan DDoS.

  1. Domain Forwarding

Domain forwarding merupakan salah satu fitur yang bisa digunakan oleh pemilik domain untuk melakukan redirection atau pengalihan ke url lain. Pengguna yang mengakses domain yang diatur untuk melakukan forwarding akan langsung diarahkan ke alamat website tujuan baru.

Contohnya, jika Anda klik wowrack.co.id, maka Anda akan langsung pindah ke wowrack.com.

  1. Domain Renewal

Domain renewal merupakan melakukan perpanjangan masa sewa domain, domain yang Anda beli tidak berlaku selamanya, domain itu hanya Anda sewa dalam jangka waktu tertentu. Sehingga butuh melakukan perpanjangan masa aktif, jika tidak diperpanjang domain Anda bisa dibeli oleh orang lain. Lama renewal domain mulai dari 1 tahun hingga 10 tahun. Anda juga harus memperpanjang tepat waktu. Jika tidak, akan ada denda yang besar yang harus Anda bayar untuk mengaktifkan domain.

  1. Grace Period

Grace period domain adalah masa tenggang yang diberikan registrar kepada pemilik domain setelah domain melewati waktu kadaluarsa (expired), di mana pemilik domain masih dapat memperpanjang domain tersebut hingga 30-40 hari tanpa harus membayar denda. Selama periode ini, domain Anda tidak akan dihapus.

  1. Redemption Period

Redemption period merupakan masa setelah grace period berakhir, waktu redemption period setelah grace period berakhir adalah 30 hari. Pada tahap ini, domain tidak lagi aktif dan tidak dapat diperpanjang dengan harga renewall normal. Namun, pemilik domain masih memiliki kesempatan terakhir untuk mendapatkan kembali domain tersebut sebelum dijual lagi ke publik. Harga yang harus Anda bayar bisa 4 sampai 5 kali lebih mahal dari perpanjang domain biasa.

  1. Domain Premium

Domain premium adalah nama domain yang berharga lebih lebih tinggi dibandingkan domain biasa, beberapa alasan kenapa disebut domain premium adalah karena terdiri dari 1 sampai 3 kata, mudah diingat, mengandung kata kunci populer atau memiliki potensi bisnis yang besar. Beberapa contoh domain premium antara lain

  • x.com karena single character domain
  • ai.com atau jd.id karena LL Domain (2-letter domain)
  • seo.com karena LLL domain (3-letter domain)
  • cloud.com karena dictionary domain
  • hotel.com karena termasuk exact match domain (EMD)

Harga yang dijual di Indonesia untuk extension domain .id 4 karakter harganya dibandrol antara 1,9 juta hingga 3 juta rupiah.

Sedangkan domain .id 2 karakter seperti jd.id dibanderol sekitar 465 juta hingga 585 juta rupiah untuk tahun pertama.

20 Expired Domain

Expired domain adalah domain yang sudah habis masa aktifnya dan tidak diperpanjang oleh penyewa domain setelah mencapai masa redemption period berakhir.

Jika domain sudah expired maka website, email, dan layanan yang terhubung dengan domain tersebut tidak dapat diakses lagi.

21 Transfer domain

Transfer domain adalah cara untuk memindahkan domain dari satu registrar ke registrar lain. Proses ini tidak bisa mengubah kepemilikan domain, hanya perpindahan tempat pengelolaan saja. Namun jika Anda menjual domain, maka bisa juga dilakukan dengan transfer domain dari pemilik A ke pemilik B.

Contoh teknisnya domain yang awalnya Anda beli di registrar A ingin Anda pindahkan ke registrar B agar bisa menjadi 1 provider domain dan hosting. Dalam prosesnya pemilik domain tidak berubah (registrant) tapi berubah registrar.

Syarat melakukan transfer domain ada beberapa hal yang harus Anda dipenuhi

  1. Domain harus sudah aktif minimal 60 hari tidak boleh kurang
  2. Domain tidak dalam status expired, redemption period
  3. Harus melakukan unlock domain di registrar lama
  4. Mendapatkan EPP code
  5. Email registrant aktif untuk verifikasi
  6. Tunggu proses sinkronisasi kurang lebih 5–7 hari

22 EPP Code

EPP code atau extensible provisioning protocol code merupakan kode unik yang didapat dari registrar untuk digunakan sebagai password otorisasi untuk melakukan transfer domain.

EPP code juga disebut dengan auth code, domain password atau transfer code.

Jika Anda tidak bisa mengakses EPP Code, proses transfer domain tidak dapat dilakukan karena kode ini adalah bukti bahwa Anda adalah pemilik domain sesungguhnya.

Hal-Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Domain

Domain Apakah Beli Atau Sewa?

Domain yang Anda miliki saat ini sebenarnya bukan dibeli untuk selamanya, tetapi Anda sedang menyewa dengan jangka waktu tertentu.Ketika Anda membeli domain di registrar tertentu, sebenarnya Anda sedang mendapatkan hak penggunaan atas nama domain yang Anda bayar selama periode tertentu, periode sewa yang disediakan antara lain 1 hingga 10 tahun. Setelah masa kontrak domain berakhir, domain harus diperpanjang (renewal) agar tetap bisa Anda akses.

Kenapa Domain Tidak Bisa Dibeli Selamanya?

Domain di seluruh dunia dikelola oleh organisasi yang menerapkan sistem registrasi dengan langganan dalam waktu tertentu. Tujuannya untuk memastikan data kepemilikan tidak salah, lalu mencegah orang melakukan penimbunan domain, dan membuat sistem pengelolaan domain tidak dimonopoli oleh satu pihak saja.

Cara Membeli Domain

Prosesnya pembelian domain sangat sederhana dan dapat dilakukan dalam beberapa menit melalui website registrar domain.

  1. Pilih nama domain yang ingin dibeli
  2. Pilih ekstensi domain, pilih jenis-jenis TLD yang sesuai antara lain

.com, .id, .co.id, .net, .org, .online

  1. Cek Ketersediaan Domain, masukkan nama domain yang diinginkan pada website registrar. Jika domain masih tersedia, Anda dapat langsung mendaftarkannya. Jika sudah digunakan orang lain, coba variasi nama atau ekstensi yang berbeda.
  2. Tambahkan ke Keranjang

Pilih masa registrasi domain bisa memilih mulai dari 1 tahun hingga 10 tahun

  1. Isi Data Registrasi

Masukkan data pemilik domain

  • Nama
  • Email
  • Nomor telepon
  • Nama perusahaan (jika ada)
  1. Lakukan Pembayaran

Setelah data lengkap, lakukan pembayaran

  1. Aktifkan Domain

Setelah pembayaran berhasil, domain akan didaftarkan lalu Anda bisa mengatur name server untuk menghubungkan domain ke hosting

Bangun Digital Bisnis Anda Bersama Wowrack

Memilih nama domain yang tepat adalah dasar membangun branding di masa depan, domain merupakan satu bagian penting dari fondasi sebuah website. Agar website dapat diakses dengan cepat tentu saja Anda juga memerlukan infrastruktur hosting yang andal.Sebagai penyedia layanan cloud terpercaya di Indonesia, kami menyediakan berbagai layanan yang dapat mendukung kebutuhan website, mulai dari virtual machine (VPS), dedicated server, colocation, public cloud, hingga layanan keamanan siber. Dengan dibantu tim teknis kami yang berpengalaman sekaligus infrastruktur cloud berstandar enterprise, website Anda dapat diakses lebih cepat oleh customer.

Tinggalkan komentar



Konsultasikan Sekarang!
Isi form berikut dan tim kami akan menghubungi Anda untuk memberikan solusinya

    © 2026 Wowrack dan afiliasinya. Hak cipta dilindungi undang-undang.