Blog Wowrack

Alasan Cyber Crime Banyak Menyerang Bisnis Kecil dan Bagaimana Solusinya

Yosia     23 August 2018     Berita & Pembaruan / Keamanan     0 Comments
Sebagian besar bisnis kecil kurang memiliki kesadaran terhadap
pentingnya

proteksi
dan keamanan
data
perusahaannya, sehingga sering menjadi sasaran empuk atau
target utama
serangan
cyber
crime, terutama
pencurian data yang dilakukan oleh hacker.
Keadaan ini semakin mengkhawatirkan dengan ditambah tidak adanya rasa kepedulian dari pemilik
bisnis
karena bersumber
dari
adanya stigma bahwa bisnis kecil
tidak memiliki
resiko sama besar terhadap pembajakan, peretasan maupun
pencurian data dibanding
kan dengan bisnis dengan skala lebih besar. Serangan cyber crime pada
dasarnya
tidak
mengenal seberapa besar
perusahaan tersebut, melainkan tracking perusahaan tersebut, misalnya
saja berapa
banyak
kunjungan
dan transaksi yang terjadi pada website. Semua resiko akan sama besar jika sebuah
perusahaan skala kecil atau startup
memiliki hal yang diinginkan oleh peretas demi tujuan keuntungan
pribadi
mereka.
Bisnis kecil sering dipandang sebelah mata tidak memiliki potensi untuk
mendapat serangan
cyber crime dibandingkan dengan bisnis skala besar. Masih banyak pemikiran tentang website bisnis kecil yang
diserang oleh peretas bukanlah sebuah media daring yang menarik
jika dibandingkan dengan
website yang lebih besar lainnya dengan jumlah kunjungan traffic yang tinggi.
Hal ini merupakan sebuah
pandangan yang bias karena
dugaan tersebut bisa saja keliru. Ketika Anda mengira atau mendengar sesuatu tidak
terjadi,
maka secara otomatis Anda akan berasumsi bahwa hal tersebut benar-benar tidak terjadi, padahal kenyataannya tidak. Pandangan akan hal tersebut
juga ber
imbas pada
pola pikir para pelaku bisnis kecil yang akan membuat website
perusahaannya. Kebanyakan
pemilik bisnis
tersebut tidak akan memikirkan keamanan data
sebagai aspek penting dan
prioritas utama dalam membuat website. Langkah-langkah
preventif  untuk melindungi semua data
dan aset yang dimiliki pun hanya sebatas keamanan
yang
mendasar dan sangat
mudah diakses oleh peretas.
Bisnis Kecil dan Karakteristiknya
Img : Stocksnap
 
Bisnis kecil didefinisikan sebagai
sebuah perusahaan startup, rekanan atau perseorangan yang memiliki
jumlah karyawan lebih sedikit dan atau memiliki pendapatan
yang lebih sedikit
jika dibandingkan dengan perusahaan dengan skala menengah maupun atas. Bisnis
yang dikategori
sasikan sebagai bisnis kecil biasanya termasuk dalam kategori Usaha Mikro Kecil
Menengah
(UMKM) yang memiliki omzet kurang lebih 2,5 Milyar dan dengan aset
kurang dari 500 juta Rupiah berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 2008 tentang
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Bisnis kecil ini biasanya didorong dan
dibantu oleh pemerintah untuk membenahi infrastruktur fisik, finansial hingga
digitalisasi berupa pengadaan website dan pemasaran menggunakan media sosial.
Di beberapa negara, termasuk
Indonesia, kategori bisnis kecil ini termasuk service di bidang retail
dan customer
goods
seperti
toko serba ada, grosir, toko roti, toko makanan, atau di bidang jasa (tukang
kayu, bangunan atau teknisi listrik) yang dalam menjalankan bisnisnya belum
terstruktur seperti perusahaan besar. Karakter lainnya adalah sistem pembukuan
yang masih sederhana dan belum melibatkan sistem pembukuan yang kompleks atau
standar akuntansi.
Dari segi modal, bisnis kecil masih
menggunakan modal terbatas yang mengakibatkan efisiensi dan lebih berfokus pada
core business mereka dibanding
dengan support business seperti pemakaian website dan kepedulian terhadap sistem keamanan
informasi. Modal yang terbatas dan pengalaman manajerial yang belum memadai
serta sistem pembukuan yang masih belum komprehensif mengakibatkan bisnis kecil
susah mendapatkan pinjaman modal daribBank untuk mengembangkan bisnisnya.
Bisnis Kecil Rentan Terkena Serangan Cyber Crime
Img : Stocksnap
 
Bisnis kecil sesuai dengan karakteristiknya yang telah
dijabarkan
sebelumnya, memiliki
karakteristik yang berbeda dibanding
kan dengan bisnis skala menengah dan besar.
Serangan cyber
crime tidak memandang ukuran, traffic, maupun seberapa viral suatu website. Serangan cyber
tidak memandang hal tersebut, ada banyak kemungkinan yang menjadi alasan
seorang hacker profesional maupun amatir menyerang sebuah bisnis
dengan skala nkecil. Berikut beberapa alasannya:
 
  • Serangan cyber crime terhadap bisnis kecil bukanlah media daringSerangan cyber
    terhadap bisnis kecil tidak bisa dianggap sebagai sebuah berita yang menarik atau memiliki
    rating tinggi dibanding
    kan dengan permasalahan peretasan yang dilakukan pada website atau
    perusahaan besar. Dikarenakan hal ini bukan
    lah sesuatu yang viral dan sering diberitakan. Dari sinilah muncul anggapan beberapa
    pihak bahwa tidak ada peretasan pada bisnis kecil. Sehingga pola pikir yang
    terbentuk adalah asumsi bias bahwa tidak ada bisnis kecil yang diretas
    . Hal ini
    dikarenakan

    hanya karena
    masyarakat digital tidak mendengar hal tersebut.

 

  • Modal terbatas pada bisnis
    kecil
Pembagian
anggaran yang hanya berfokus pada pembiayaan core bisnis menyebabkan sebuah
bisnis kecil setengah hati dalam membiayai support bisnis
nya, seperti pengadaan,
pengelolaan, serta
pemeliharaan infrastruktur IT baik hardware dan softwarenya. Di satu sisi, dalam era digitalisasi seperti saat ini, bisnis kecil
membutuhkan website sebagai akses untuk mengembangkan pasar
dengan lebih luas lagi. Digitalisasi sebuah data
juga harus dilakukan agar mudah untuk melakukan audit dan
dapat dipertanggungjawabkan oleh
perusahaan agar
dapat balik modal.
  • Budaya Bring Your Own
    Device (BYOD)
Membawa peralatan
kerja seperti laptop sendiri memang menjadi hal yang lumrah dalam bisnis
skala kecil, hal ini dikarenakan terkait dengan penghematan anggaran
pengadaan barang
dan efisiensi. Namun, hal ini justru membawa dampak negatif terkait
keamanan informasi perusahaan
tersebut. Serangan cyber bisa saja terjadi tidak hanya dari pihak eksternal,
namun juga dari pihak internal atau berasal dari karyawan suatu perusahaan
itu sendiri. Budaya BYOD ini
mengakibatkan tidak adanya kontrol atau standarisasi bagi perusahaan dalam
menjaga sistem informasinya dan sangat memudahkan serangan cyber
crime masuk.
  • Software yang tidak
    pernah diperbarui
Software
kadaluarsa menjadi persoalan selanjutnya mengapa bisnis kecil sangat mudah ter
kena serangan cyber crime. Biaya pemeliharaan software
yang tidak murah
juga menjadi permasalahan mengapa bisnis kecil tidak memperbarui
software
-software yang dimiliki. Banyak bisnis kecil yang menganggap tidak perlu melakukan
pembaruan setelah membeli sebuah domain atau pemeliharaan website. Tidak
adanya edukasi dengan baik juga
menjadi persoalan selanjutnya
bisnis kecil yang rentan terhadap serangan cyber crime.
  • Akses kontrol yang tidak
    ketat
Keamanan yang
hanya mengandalkan password sangat mudah diretas.
Begitu pula website yang mengandalkan
satu sistem keamanan saja membuat
bisnis kecil tidak mampu menghadapi serangan
serangan cyber
crime.
Akses yang tidak berlapis dan tidak bervariasi
ini menyebabkan bisnis kecil
sangat
mudah
diretas.
  • Test bagi
    hacker pemula
Sayangnya
terkadang tidak ada tujuan khusus bagi seorang hacker untuk meretas sebuah
website atau membuat suatu serangan cyber. Melalui keamanan yang tidak terlalu
ketat, website bisnis kecil
seringkali digunakan sebagai sebuah tes atau sebagai pengalaman perdana
bagi seorang hacker pemula yang ingin menjadi hacker profesional.
  • Ketidakpedulian terhadap
    sistem keamanan
Dari semua
faktor-faktor yang menyebabkan bisnis kecil mudah diserang oleh serangan cyber
adalah tidak menempatkan keamanan informasi sebagai faktor utama dan terpenting
dalam
kebutuhan IT.
Hal ini pada akhirnya
akan memicu hal-hal yang sangat memudahkan seorang hacker untuk menyerang bisnis kecil. Jika
saja bisnis kecil lebih peduli terkait sebuah isu keamanan, maka kemungkinan
bisnis tersebut diretas juga akan semakin
dapat diminimalisir.
Solusi Pencegahan Serangan Cyber Crime terhadap Bisnis Kecil
Img : Stocksnap
 
Tidak ada cara lain untuk mencegah
serangan cyber
crime selain meningkatkan kesadaran terhadap keamanan informasi
data. Dalam menyusun sebuah kesadaran tersebut, ada beberapa hal yang harus
dilakukan oleh seorang pelaku bisnis kecil agar terhindar dari serangan cyber
yang
tenunya
dapat merugikan internal perusahaan. Beberapa solusi yang dapat diterapkan
diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Mengubah pola pikir bahwa keamanan Informasi merupakan hal yang tidak penting
    Sudah seharusnya layanan
    IT dapat menjangkau
    layanan
    sehingga
    mudah diakses dan fleksibel. Namun,
    inti permasalahannya adalah keamanan harus menjadi perhatian khusus dan prioritas bagi para pengguna layanan
    IT. Inti dari sebuah bisnis
    tentunya adalah kepercayaan, dan kepercayaan tersebut dapat diperoleh dari keamanan informasi yang
    disimpan dan dikelola. Apabila hal tersebut diabaikan, maka kepercayaan itu
    akan perlahan memudar dan kepercayaan pelanggan semakin terdegradasi oleh
    sesuatu yang tidak bisa diprediksi oleh
    para pelaku bisnis. Jangan sampai pola
    pikir Anda berubah setelah mendapat serangan cyber
    crime secara berturut-turut dan berimbas
    pada penjualan perusahaan.
  • Sisihkan anggaran lebih
    untuk keamanan informasi

    Mungkin
    infrastruktur IT merupakan bagian support bisnis dari perusahaan kecil. Namun
    di era digitalisasi seperti saat ini, meskipun IT bukan menjadi core business namun sudah seharusnya tidak
    dikesampingkan begitu saja
    agar dapat mengekspansi pasar secara lebih luas. Dengan memberikan anggaran
    yang dikhususkan untuk keamanan informasi
    , merupakan sebuah investasi yang nantinya akan menguntungkan perusahaan
    itu sendiri. Selain bebas dari serangan cyber, juga
    dapat memudahkan perusahaan di berbagai hal seperti misalnya ekspansi pasar yang lebih
    luas, serta memahami perilaku konsumen
    .
Img : Stocksnap
 
  • Gunakan aplikasi password untuk akses yang lebih ketat
    Penggunaan
    password masih menjadi pilihan utama dalam keamanan dan akses masuk administrator website.
    Perkuat password Anda menggunakan
    berbagai macam aplikasi yang tersedia,
    misalnya saya
    Password
    Generator yang
    memang dirancang untuk membuat password lebih kuat dan aman dari
    serangan cyber
    crime.
    Tidak perlu sibuk dan pusing merancang password yang terstandar aman, namun
    cukup menggunakan aplikasi password generator akan memudahkan Anda memiliki
    password yang
    sulit untuk dipecahkan oleh hacker.
  • Update semua
    infrastruktur
    hardware maupun software
    Celah keamanan
    sebuah sistem selalu bisa dilihat dari versi terdahulunya dan dapat mengundang serangan cyber crime lainnya berupa virus, spyware,
    malware,
    maupun
    hilangnya data
    perusahaan.
    Memperbarui sistem merupakan satu-satunya cara untuk terus meningkatkan kinerja
    dan menguatkan sistem keamanan sebuah sistem.
    Hal ini berdasarkan pada
    kenyataan bahwa
    tidak
    hanya sistem keamanan yang berkembang, namun peretasan dan perkembangan virus
    juga mengalami perkembangan. Maka dari itu jangan ragu untuk memperbaharui
    suatu sistem, karena itu sebuah kewajiban yang dapat menyelamatkan data 
    dan informasi perusahaan Anda.
  • Lakukan backup semua
    data secara rutin dan berkala

    Layanan komputasi
    awan atau cloud computing dtelah menjadi solusi bagi perorangan maupun bisnis untuk
    solusi backup sebuah data. Metode konvensional yang masih menyimpan data di
    penyimpanan komputer, har
    ddisk, flashdisk dan semacamnya lebih rentan hilang dan rusak. Tentunya sebagai
    pemilik bisnis

    tidak ingin berdiam diri
    melainkan merubah bisnis kecil menjadi lebih berkembang bukan? Dengan adanya
    backup,
    Anda dapat lebih mudah terkoneksi dengan
    berbagai layanan dan kemudahan.
    Karena Anda tidak pernah bisa memprediksi
    kapan serangan cyber
    crime dapat terjadi pada perusahaan maupun website anda, maka
    backup
    lah data-data dan informasi perusahaan sebelum hal-hal tersebut benar-benar terjadi.
  • Selalu monitor aktivitas
    website Anda

    Salah satu
    kelemahan website bisnis kecil adalah tidak adanya monitoring terhadap website tersebut.
    Selalu mengawasi website
    selama 24/7
    bukanlah sesuatu yang mungkin
    dilakukan oleh
    sedikit team apalagi seorang diri
    . Namun selalu ada cara untuk mengawasi atau memonitor
    website Anda
    , tentunya
    dengan bantuan
    third party dengan layanan managed service yang dapat
    membantu
    memantau
    serangan-serangan yang tidak terduga.
  • Percayakan pada provider
    yang terverifikasi keamanannya

    Meski memiliki
    anggaran yang terbatas, pemilik bsinis skala kecil tetap dapat mengembangkan website, serta
    terhindar dari berbagai
    ancaman serangan cyber crime. Dengan mempercayakan kepada
    provider
    penyedia jasa layanan managed service untuk bisa mengontrol, mengawasi dan
    memberikan solusi yang terbaik bagi perusahaan dan kep
    erluan IT perusahaan Anda, agar selalu aman dan terhindar
    dari serangan
    cyber crime.
    Anda
    tentu dapat
    mempercayakan keamanan informasi perusahaan
    kepada Wowrack sebagai layanan yang terpercaya dan
    terdepan dalam keamanan informasi. Kunjungi website www.wowrack.co.id
    untuk informasi lanjut terkait informasi produk yang sesuai dengan kebutuhan
    yang diperlukan
    oleh perusahaan Anda
    .
Blog Wowrack Indonesia

Tinggalkan komentar



Dapatkan Konsultasi Gratis Untuk Bisnis Anda
Logo Wowrack Horizontal breathing space-02
Surabaya (Kantor Pusat)
Jl. Genteng Kali No. 8, Kel. Genteng,
Surabaya, Jawa Timur 60275
Indonesia

Jakarta (Kantor Penjualan)
Menara BCA Lt. 50 Unit 4546,
Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310
Indonesia

© 2024 Wowrack dan afiliasinya. Hak cipta dilindungi undang-undang.