Blog Wowrack

Cloud Managed Service, Manfaat dan Ruang Lingkupnya

Ketika bisnis berkembang semakin ramai, pasti infrastruktur cloud juga akan semakin kompleks, sehingga bisa membuat tim IT kewalahan.

Akibatnya adalah akan sering terjadi downtime, keamanan cloud yang tidak maksimal sehingga akan merugikan bisnis Anda.
Untuk itu jasa managed cloud service bisa membantu perusahaan Anda mengelola infrastruktur cloud dengan lebih baik. yaitu cakupannya dari mengelola virtual machine, storage, network, sistem keamanan, monitoring, hingga backup dan disaster recovery akan dikelola secara profesional.


Apa itu Layanan Cloud Managed?

Cloud managed service adalah layanan yang bisa membantu perusahaan Anda mengelola infrastruktur cloud. antara lain mengelola server, storage, jaringan, keamanan, serta melakukan maintenance rutin. Dengan bantuan penyedia pihak ketiga, Anda tidak perlu bingung lagi terkait infrastruktur cloud, tinggal menjalankan task operasional bisnis tanpa perlu micro manajemen terkait aspek teknis.

cloud managed service


Perbandingan Managed Cloud VS Unmanaged Cloud

Berikut ini adalah perbandingan penggunaan managed cloud dibanding tanpa menggunakan layanan managed.

Aspek Unmanaged Cloud Cloud Managed Services
Pengelolaan Infrastruktur Dilakukan oleh tim sendiri Dikelola oleh penyedia layanan
Monitoring Server Dilakukan oleh tim sendiri Dikelola oleh penyedia layanan
Maintenance Dilakukan oleh tim sendiri Dilakukan oleh penyedia layanan
Keamanan Cloud Dilakukan oleh tim sendiri Dikelola oleh penyedia layanan atas request Anda
Update & Patching Dilakukan oleh tim sendiri Dikelola oleh penyedia layanan
Backup & Disaster Recovery Perlu menyiapkan lokasi backup Dapat dikelola dan diintegrasikan dengan penyedia layanan
Troubleshooting Dilakukan oleh tim sendiri Dilakukan oleh penyedia layanan
Skalabilitas Membutuhkan perencanaan dan pengerjaan oleh tim sendiri Dibantu oleh penyedia layanan
Kebutuhan SDM IT Perlu merekrut tim dengan keahlian cloud yang memadai Tidak perlu
Kontrol Infrastruktur 100% dikelola sendiri Dikelola oleh penyedia layanan
Biaya Biaya lebih murah, tetapi bayar dan masih manajemen tim Ada biaya layanan
Fokus Tim IT Fokus pada operasional perbaikan dan maintanance Tim Anda dapat fokus pada pengembangan bisnis

Apa Saja Cakupan Managed Cloud?

Cloud managed service dapat membantu perusahaan dengan berbagai hal, di antaranya adalah

Deployment Infrastruktur Cloud

Penyedia akan membantu menyiapkan semua rack server, storage, dan jaringan yang dibutuhkan oleh perusahaan, dan mereka juga yang akan menangani konfigurasi sistem operasi dan database aplikasi agar infrastruktur cloud mereka bisa digunakan dengan baik.

Monitoring 24/7

Penyedia jasa layanan managed cloud Indonesia akan aktif 24 jam memantau penggunaan CPU, RAM, storage, traffic, dan mendeteksi masalah-masalah kecil sebelum mereka berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Hal ini sangat penting karena sistem cloud perlu dipantau 24/7 untuk memastikan tidak ada gangguan yang bisa berdampak pada operasional bisnis.

Maintenance dan Update Sistem

Untuk memastikan sistem tetap berjalan stabil, penyedia akan secara rutin memperbarui sistem operasi, patch keamanan, software, dan optimasi performa server cloud perusahaan.

Security Management

Penyedia managed service juga bisa mengelola firewall, proteksi anti-malware, anti-DDoS, serta intrusion detection untuk memastikan infrastruktur cloud perusahaan tetap aman.

Pembuatan Backup dan Disaster Recovery

Penyedia biasanya menyediakan backup otomatis dan akan membantu perusahaan dalam proses pemulihan data ketika terjadi gangguan.

Troubleshooting Error Pada Cloud Computing

Tim cloud managed service bisa membantu menyelesaikan masalah-masalah seperti server error dan database error, serta website yang lambat.

Scaling Sumber Daya

Penyedia jasa cloud managed service akan membantu menambah sumber daya sesuai kebutuhan saat traffic meningkat, agar operasional tetap bisa berjalan lancar. Selain itu, tim juga akan mengurangi sumber daya yang tidak terpakai supaya tagihan cloud perusahaan bisa tetap terjaga.

Bagaimana Cara Kerja Cloud Managed Service?

Cara kerja dari cloud managed service adalah bagaimana penyedia layanan dapat mengelola, memperbaiki memantau dari hulu sampai hilir kebutuhan operasional cloud server Anda.
Cakupan kerjanya sangat luas, apapun permasalahan terkait cloud, penyedia layanan harusnya dapat menyelesaikan permasalahan cloud Anda.
Lalu jika Anda ingin bekerjasama dengan penyedia managed cloud, alur kerjanya sebagai berikut.

1. Konsultasi Untuk Assessment

Tahap pertama menyewa layanan managed cloud adalah penyedia layanan harus mengetahui bagaimana kondisi infrastruktur cloud saat ini, cara mengetahui adalah dengan melakukan assessment pada server, OS apa yang digunakan, aplikasi apa saja yang digunakan, bagaimana sistem databasenya untuk dicatat.
Penyedia layanan cloud managed dari Microsoft dan AWS keduanya sama-sama menggunakan tahap awalnya dengan assessment untuk melakukan migrasi untuk menentukan kesiapan workload.

2. Perancangan Arsitektur Cloud

Setelah tim sudah memahami infrastruktur yang akan dikerjakan, selanjutnya adalah perancangan arsitektur apakah sudah sesuai kebutuhan atau masih banyak saran-saran dari penyedia layanan. Rancangan yang akan diberikan kepada tim Anda antara lain bagaimana manajemen cloud computing, sistem storage dan lain lain.

3. Persiapan Migrasi

Untuk melakukan migrasi Anda harus menyusun rencana implementasi yang matang, mulai dari urutan-urutan roadmap, kapan migrasi dijadwalkan, berapa lama terjadi downtime, dan bagaimana cara melakukan rollback jika terjadi kendala.

4. Proses Migrasi

Setelah persiapan migrasi sudah dirasa cukup, proses migrasi dapat dilakukan berdasarkan roadmap. Perpindahan data dan workload ke lingkungan cloud dapat menggunakan beberapa metode.

5. Proses Pengujian

Setelah workload sudah berjalan di lingkungan cloud, penyedia layanan harus melakukan pengujian apakah workload berjalan dengan seamless atau masih ada bottleneck.
Untuk itu dilakukan pengujian performa aplikasi, konektivitas jaringan, query database dan pengujian terintegrasi dengan sistem lainnya.
Hasil pengujian harus dibandingkan dengan baseline performa target yang sudah ditentukan sebelumnya.

6. Monitoring 24/7

Selama workload berjalan di infrastruktur cloud, maka penyedia layanan managed cloud melakukan kerja selanjutnya, yaitu memantau kondisi workload server, performa jaringan, dengan berbagai metode indikator.
Dilakukannya monitoring guna mengetahui apakah ada anomali atau gangguan pada worload baru. Jika terdapat masalah, maka penyedia layanan akan langsung memperbaiki dengan sistem maintenance.


Manfaat Menggunakan Jasa Cloud Managed Service

Banyak manfaat yang akan Anda dapatkan jika menggunakan jasa managed cloud, karena semua pekerjaan akan dilakukan oleh tim cloud yang bersertifikat, untuk lebih detailnya cek berikut ini.

1. Mengurangi Tim IT

Anda tidak perlu membayar operasional tim IT yang besar karena pengelolaan akan dilakukan oleh penyedia layanan, sehingga Anda tidak perlu merekrut banyak tim IT.

2. Monitoring Infrastruktur 24/7

Infrastruktur akan dipantau terus menerus, sehingga jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak beres, maka penyedia layanan akan langsung memperbaiki sistem yang terkendala.

3. Keamanan Cloud Lebih Baik

Tim jasa managed cloud akan menambahkan sistem firewall, access control, sehingga akan mengurangi serangan siber yang datang pada server.

4. Infrastruktur Jadi Stabil

Penyedia layanan akan memperbaiki resource compute, storage, network, dan virtual machine agar tidak menggau workload perusahaan.

5. Skalabilitas Tinggi

Kapasitas infrastruktur akan dinaikan jika ada traffic yang datang secara signifikan dan tiba-tiba, sehingga tidak akan terjadi downtime.

6. Akan Dibuatkan Sistem Backup dan Disaster Recovery

Perusahaan Anda akan diarahkan untuk membuat strategi backup dan disaster recovery yang baik, Anda akan mendapatkan informasi penentuan RTO dan RPO.

7. Akses ke Tenaga Ahli Terkait Cloud

Perusahaan Anda akan mendapatkan bantuan dari tenaga ahli yang memahami cloud infrastructure, tim yang mengerti siber security pada cloud, dan semua tim ini tentu memiliki sertifikasi.


Apa Perbedaan Dengan Self-Managed Cloud

Pada self-managed cloud, perusahaan Anda bertanggung jawab 100% untuk pengelolaan infrastruktur, tim IT perusahaan Anda harus bisa melakukan konfigurasi server, monitoring, maintenance, membuat sistem keamanan, backup, hingga troubleshooting.

Sementara itu, jasa cloud managed melibatkan tim provider pihak ketiga untuk mengelola infrastruktur cloud Anda. Semua operasional seperti monitoring server, maintenance, security management, pembuatan backup, hingga optimasi resource akan dikerjakan oleh tim dari penyedia layanan.


Kapan Saya Membutuhkan Layanan ini?

Cloud Managed Service

  • Tidak memiliki tim cloud internal yang besar
  • Ingin fokus pada operasional bisnis utama
  • Membutuhkan monitoring 24/7 dan keamanan tambahan
  • Ingin mengurangi risiko downtime

Gunakan Self-Managed

  • Memiliki tim IT internal yang sudah berpengalaman
  • Ingin kontrol penuh atas sistem
  • Mempunyai kebutuhan infrastruktur yang sangat spesifik
  • Siap menangani masalah dan maintenance secara mandiri

Bagaimana Keamanan Data di Cloud Anda Nantinya?

Keamanan adalah aspek yang sangat penting bagi pengguna layanan cloud. Kesalahan konfigurasi, akses yang tidak dikontrol dengan ketat, serta kurangnya monitoring infrastruktur dapat meningkatkan risiko kebocoran data. Dengan cloud managed service, perusahaan tidak perlu khawatir akan itu semua karena penyedia biasanya menawarkan perlindungan tambahan seperti firewall management, backup dan patch keamanan rutin, serta monitoring 24/7.


Contoh Kasus Optimasi Infrastruktur Cloud

Sebelum

Sebelum menggunakan managed cloud service, perusahaan A memiliki kesulitan dalam mengelola infrastruktur cloud. Banyaknya workload yang aktif menyebabkan kebutuhan resource yang makin banyak, sementara tim IT sudah kewalahan dengan job desk sehari-hari, sehingga sistem monitoring tidak berjalan dengn baik.

Beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan A antara lain

  • Monitoring infrastruktur tidak maksimal.
  • Pengelolaan resource membuang banyak tenaga tim IT.
  • Tidak tahu kapan membutuhkan scaling.
  • Untuk melakukan maintenance kadang mengalami kesulitan dan mengalami kesalahan.
  • Tidak adanya backup dan disaster recovery.

Sesudah

Setelah bekerjasama dengan Wowrack, pengelolaan infrastruktur cloud jadi lebih terstruktur, Perusahaan A mendapatkan infrastruktur cloud yang lebih baik dalam menghadapi perubahan workload.
Manfaat yang didapatkan antara lain

  • Monitoring infrastruktur aktif 24 jam non stop.
  • Resource dikelola jadi lebih maksimal.
  • Maintenance dan security patch dilakukan oleh Wowrack.
  • Backup dan disaster recovery dibuat dengan SLA RTO dan RPO.
  • Jika ada masalah lebih cepat tertangani.
  • Beban biaya tim IT dapat dikurangi.
  • Infrastruktur cloud lebih mudah disesuaikan dengan workload.

Cara Memilih Jasa Managed Cloud Agar Tidak Rugi

Saat memilih jasa managed cloud jangan terpaut dengan harga yang murah saja, karena jangka panjang bisa jadi akan merugikan perusahaan Anda. Harga murah tidak ada SLA, harga masuk akal = dapat tim profesional. Namun tetap harus mempertimbangkan hal-hal dibawah ini.

1. Pengalaman penyedia layanan

Pilih penyedia jasa yang memiliki pengalaman nyata dan client yang puas dengan pelayanannya. Contohnya Wowrack yang sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun di bidang cloud.

2. Memiliki Sistem Monitoring 24/7

Pastikan layanan yang akan Anda gunakan memiliki monitoring dan technical support yang aktif 24 jam. Karena sangat penting dalam menjaga availability server Anda.

3. Keamanan Infrastruktur

Perhatikan juga bahwa penyedia layanan memiliki kemampuan dalam menyediakan keamanan cloud, seperti menyediakan layanan firewall (next generation firewall), Anti DDOS

4. SLA yang Jelas

Penyedia jasa juga harus memiliki Service Level Agreement (SLA) yang jelas terkait target availability, waktu respons, serta komitmen layanan yang tertulis secara jelas.

5. Backup dan Disaster Recovery

Pastikan penyedia layanan juga ahli dalam membuat sistem backup dan disaster recovery.

6. Track Record Dengan Studi Kasus Jelas

Periksa pengalaman penyedia jasa melalui studi kasus, portofolio, dan proyek yang pernah dikerjakan selama ini. Anda harus menanyakan kepada penyedia layanan terkait track record layanan yang sudah pernah dikerjakan.

Pada akhirnya, dalam memilih penyedia managed cloud tidak cuma fokus mengelola server dan infrastruktur cloud saja, tetapi juga menyediakan layanan lengkap terkait keamanan cloud dan kebutuhan lain terkait compliance

Share this post on social media:

Tinggalkan komentar



Konsultasikan Sekarang!
Isi form berikut dan tim kami akan menghubungi Anda untuk memberikan solusinya

    Your information will be securely sent to and stored in Google Sheets for the purpose of processing your form submission.
    Logo-Wowrack-Horizontal-breathing-space-02
    Surabaya (Kantor Pusat)
    Jl. Genteng Kali No. 8, Kel. Genteng,
    Surabaya, Jawa Timur 60275
    Indonesia
    (031) 6000-2888

    Jakarta (Kantor Penjualan)
    Menara BCA Lt. 50 Unit 4546,
    Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310
    Indonesia

    © 2026 Wowrack dan afiliasinya. Hak cipta dilindungi undang-undang.