Blog Wowrack

Apa itu Managed Hosting Untuk Perusahaan dan Manfaatnya

Managed hosting perusahaan adalah layanan pengelolaan hosting dari mulai server, panel seperti cPanel, AApanel ataupun setting VPS oleh penyedia layanan pihak ketiga.

Cakupan pengelolaan hosting meliputi setting awal server hosting, monitoring, maintenance, membuat sistem keamanan seperti WAF, membuat tata cara backup, hingga troubleshooting jika ada masalah.

Namun, tahukah Anda apa saja cakupannya? berikut ini adalah detail apa saja yang dapat dikerjakan.

Apa Itu Managed Hosting?

Managed hosting adalah layanan mengelola hosting perusahaan yang dibantu oleh penyedia layanan pihak ketiga. Pengelolaan hosting yang akan dikelola adalah pembuatan server untuk website atau aplikasi, server dapat dibuat dengan layanan cloud, VPS atau cPanel, tinggal Anda ingin menempatkan hosting di lokasi mana yang ingin Anda pilih. Jadi seluruh pengelolaan hosting akan diserahkan ke penyedia layanan pihak ketiga karena lebih profesional dan mengurangi kesalahan.

Layanan ini digunakan oleh perusahaan yang tidak memiliki tim IT dan juga membutuhkan infrastruktur hosting yang lengkap, karena saat ini banyak pilihan penyedia managed hosting yang profesional dan bersertifikat.

Manfaat Managed Hosting

Mengelola server sendiri membutuhkan kemampuan, apalagi jika tidak hanya satu server saja yang dikelola, ada banyak server, ratusan VPS, dan ribuan database yang harus dikelola tentu membutuhkan tim yang memiliki pengetahuan teknis terbaik.

Jika diserahkan pada tim internal, akan membutuhkan banyak karyawan yang harus dibayar setiap bulan, untuk itu berikut ini kami kabarkan semua manfaat yang akan Anda dapatkan jika menyewa layanan managed hosting

1. Mengurangi Beban Tim IT

Agar website atau aplikasi dapat berjalan lancar, dibutuhkan server hosting yang mumpuni, namun menyewa hosting saja tidak cukup jika tidak dikelola dengan baik oleh tim internal, untuk itu sebagai pekerjaan teknis, menyewa jasa pengelolaan hosting Anda mendapatkan tim dengan kemampuan teknis yang baik dan dapat diandalkan, sehingga tim internal bisa membuat website atau aplikasi dengan lebih cepat tanpa terbebani masalah pengelolaan hosting.

2. Menghemat Waktu

Merekrut orang untuk mengelola server membutuhkan waktu yang tidak sebentar, belum lagi Anda juga akan melakukan maintenance server dengan rutin, tentu menghabiskan banyak waktu tim IT. Jika penyedia layanan membantu perusahaan Anda menangani pengelolaan hosting bayangkan, berapa banyak waktu yang dapat Anda hemat.

3. Keamanan Infrastruktur Terjamin

Server perusahaan membutuhkan sistem perlindungan dari berbagai macam serangan siber, untuk itu menyewa layanan managed hosting akan memberikan saran untuk membuat sistem keamanan siber yang mumpuni, untuk itu Anda harus cermat memilih penyedia layanan yang juga paham tentang cyber security.

4. Monitoring Lebih Konsisten

Monitoring uptime server dan downtime server akan dilakukan oleh penyedia, tujuannya agar saat terjadi downtime pada hosting, segera ada tindakan solusi, bayangkan jika server Anda tidak ada yang memantau dan terjadi downtime, tentu transaksi akan terhenti dan mengakibatkan kerugian pada bisnis.

5. Mempercepat Penanganan Masalah

Contoh pada layanan yang tidak boleh terjadi downtime sama sekali, tentu harus ada tim yang siap siaga 24 jam non stop, untuk itu menyewa penyedia layanan pengelolaan hosting dapat menangani masalah dengan sangat cepat sebelum masalah merembet kemana-mana dan menyebabkan downtime server.

layanan managed hosting wowrack

Bagaimana Cara Kerja Managed Hosting?

Managed hosting tidak berhenti ketika website Anda sudah berjalan dengan lancar saja, Setelah website sudah aktif, penyedia layanan akan melakukan untuk memonitoring server agar sewaktu-waktu ada kendala dapat diperbaiki secara langsung. Namun untuk sampai ke tahap monitoring harus melalui tahap-tahap berikut ini.

  1. Pembelian dan Setup Awal : Pertama adalah Anda memilih paket hosting yang ada pada penyedia layanan hosting, lalu layanan managed hosting akan mensetting server awal.
  2. Migrasi dan Upload Data : Selanjutnya penyedia layanan memindahkan jika website sebelumnya berada di tempat lain, atau mengunggah file website ke server jika website berada di perangkat lokal.
  3. Konfigurasi dan Optimasi: Tim managed hosting akan mengatur firewall, basis data agar website dapat diakses dengan cepat.
  4. Monitoring 24/7: Sistem akan dipantau oleh penyedia dengan pengawasan terkait kesehatan server, jaringan, serta lalu lintas data secara terus-menerus layaknya tim managed security operation center (SOC).
  5. Pemeliharaan: Sistem harus dipelihara secara berkala dengan cara memperbarui perangkat lunak agar tidak ada celah kerentanan yang dapat diakses
  6. Pencadangan (Backup) Berkala: Data dari website akan dicadangkan dengan sistem otomatis secara rutin oleh penyedia untuk menghindari kehilangan data.
  7. Dukungan Teknis (Support): Saat ada gangguan server sewaktu-waktu, tim penyedia layanan siap membantu menyelesaikan masalah dengan segera.

Apa Yang Disediakan Layanan Managed Hosting?

Layanan managed hosting dapat berbeda antara penyedia satu dengan penyedia lain. Karena itu, Anda harus memeriksa dengan teliti layanan apa saja yang tersedia.

Penyedia di Indonesia rata-rata menyediakan cakupan kerja sebagai berikut

1. Setup Server

Penyedia layanan membantu menyiapkan dan mengkonfigurasi server agar spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang akan digunakan. Konfigurasi yang akan dikerjakan antara lain sistem operasi, jaringan dan kebutuhan lainya.

2. Monitoring Server

Monitoring berguna untuk memantau performa server. Apakah penggunaan CPU, RAM, storage, jaringan, serta ketersediaan layanan melebihi kebutuhan atau sudah berjalan dengan normal.

3. Maintenance

Server membutuhkan pemeliharaan agar tidak terjadi celah keamanan, untuk itu secara berkala harus di pantau. Tindakan maintenance antara lain melakukan pembaruan sistem operasi, pembaruan plugin, dan aplikasi yang berjalan pada hosting.

4. Keamanan Server

Membuat sistem agar server terhindar dari serangan siber adalah tugas dari IT managed service provider, selain agar terhindar dari malware bentuk pengelolaannya juga dapat mencegah datangnya serangan DDoS.

5. Backup dan Recovery

Pembuatan backup juga termasuk cakupan layanan managed hosting, data dari hosting sebaiknya di backup di tempat yang berbeda, dan dilakukan dengan jadwal yang tidak terlalu lama, misalnya di backup setiap 3 hari sekali.

6. Troubleshooting

Troubleshooting dilakukan jika ada masalah pada server, berbekal sertifikasi terkait manajemen server, penyedia layanan dapat membantu melakukan diagnosis masalah dengan cepat. Kecepatan menjawab respon sudah diatur pada SLA, sehingga kedua pihak memiliki aturan yang sudah disepakati.

7. Optimasi Performa Hosting

Layanan managed hosting juga bertugas mengoptimalisasi server agar selalu mendapatkan performa server maksimal dengan cara mengoptimasi resource hosting, membuat cache dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Hosting Yang Dapat Dikelola

Hosting dapat diletakan di berbagai jenis infrastruktur Karena itu, cakupannya luas dari segi penempatan server, berikut ini adalah ruang lingkup pekerjaan managed hosting

1. Managed VPS Hosting

Managed VPS hosting adalah layanan mengelola VPS yang akan digunakan untuk hosting, meskipun VPS fungsinya tidak hanya untuk hosting, tapi jika Anda menempatkan hosting di VPS maka penyedia layanan dapat membantu mengelolanya.

Managed VPS hosting sangat cocok untuk perusahaan yang menempatkan servernya di VPS, namun tidak ingin mengelolanya secara karena kekurangan tim internal.

2. Managed Dedicated Server

Managed dedicated server juga dapat digunakan untuk hosting, kegunaan dedicated server ini biasa digunakan untuk perusahaan besar karena resourcenya nya besar sehingga untuk settingnya pun juga lebih rumit dibandingkan dengan VPS.

3. Managed Cloud Hosting

Managed cloud hosting juga dapat dikelola oleh penyedia layanan managed hosting, hanya saja bedanya cloud hosting adalah penempatan hosting pada infrastruktur cloud yang memiliki resource dapat dinaik turunkan dengan mudah..

Cloud hosting yang dikelola oleh penyedia layanan managed hosting cocok untuk bisnis yang mengalami kesulitan manajemen hosting pada infrastruktur cloud

4. Managed Private Cloud

Managed private cloud hampir mirip dengan managed dedicated server, bedanya penyedia layanan memanajemen resource cloud server dengan lingkungan private cloud. Perusahaan yang menggunakan private cloud cenderung fokus pada keamanan data untuk kebutuhan memenuhi aturan regulasi, penyedia layanan managed hosting pada private cloud harus dapat berfokus pada keamanan data dan pembuatan infrastruktur yang aman dan terlindungi.

5. Managed On-Premise Server

Managed hosting yang ditempatkan pada server di internal perusahaan (on premise) dapat dikelola penyedia layanan pihak ketiga untuk memanajemen infrastruktur server milik perusahaan sesuai dengan ruang lingkup layanan. Di Indonesia masih banyak bisnis yang menaruh servernya di dalam gedung kantornya, jika ada kendala maka penyedia layanan managed hosting bisa datang ke perusahaan jika servernya mati total, namun jika masih bisa diakses secara remote, penyedia layanan dapat mengaksesnya dari jarak jauh lebih mudah.

Cara Memilih Penyedia Managed Hosting

Memilih penyedia layanan managed hosting tidak cukup hanya membandingkan harga dengan kompetitornya, Anda perlu mencari tahu lebih dalam apa saja layanan yang dipilih disediakan, lalu apakah Anda membutuhkan layanan tersebut atau tidak.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan sebelum memilih penyedia managed hosting.

1. Periksa Cakupan Layanan Managed Hosting

Setiap penyedia layanan memiliki cakupan yang berbeda-beda. Karena itu, pastikan terlebih dahulu apa saja yang dapat dikelola oleh penyedia layanan.

Periksa apakah layanan mencakup kebutuhan Anda, jelaskan kepada penyedia layanan dan apa solusi dari mereka, lalu kapasitas mereka sampai sejauh mana, Anda dapat membandingkan terlebih dahulu.

2. Perhatikan SLA

SLA atau Service Level Agreement adalah aturan komitmen penyedia layanan terhadap layanan yang diberikan. Perhatikan berapa target uptime, waktu respons, waktu penanganan gangguan, serta mekanisme eskalasi ketika terjadi masalah.

SLA adalah dasar aturan untuk membantu perusahaan mengetahui standar layanan yang diharapkan, jika SLA kurang membantu Anda bisa menanyakan apakah ada garansi dari penyedia layanan atau tidak.

3. Pastikan Dukungan Teknis Sesuai Kebutuhan

Pengelolaan hosting tidak berhenti setelah website berhasil tampil publik, padahal masalah teknis dapat muncul sewaktu-waktu, untuk itu Anda harus mencari tahu apakah penyedia layanan punya jam operasional atau aktif 24/7, pilih yang selalu aktif 24 jam karena bisa jadi kerusakan terjadi waktu tengah malam.

Studi Kasus Managed Hosting Dari Wowrack

B&R Flooring adalah perusahaan ritel independen di Amerika Serikat, mereka adalah salah satu perusahan yang menyediakan produk lantai dan countertops untuk proyek perumahan di Amerika.

Sebelum menggunakan managed hosting dari Wowrack, perusahaan ini menggunakan infrastruktur server on premise yang berada di dalam perusahaan, selain itu semua operasional server dikelola oleh tim IT internal.

Selama ini pengelolaan infrastruktur menjadi beban berat bagi tim internal karena servernya sering mengalami error, dan mereka tidak tahu apa penyebabnya, oleh karena itu waktu downtime sangat tinggi yang menyebabkan website sering tidak dapat diakses.

Tantangan yang Dihadapi

B&R Flooring mengalami error serius pada server on-premise mereka. Kondisi ini membuat pemilik bisnis memutuskan untuk berpindah ke layanan cloud hosting dari Wowrack.

Selain berganti dari on premise ke infrastruktur cloud, hosting mereka berarti harus di migrasi dalam kondisi error. Untuk itu, tim Worack melakukan migrasi hosting dari infrastruktur server lama ke layanan cloud hosting dari Wowrack, selama proses migrasi dikerjakan oleh tim managed hosting Wowrack, hingga akhirnya semua data sudah berpindah ke cloud hosting dan tidak ada data yang rusak.

Layanan Managed Hosting dari Wowrack

B&R Flooring adalah bukti nyata layanan On-Premise Managed Hosting Wowrack dapat dipercaya dan menjadi mitra jangka panjang untuk mengelola hosting B&R.

Ayoni Sulthon

Halo, saya Ayoni Sulthon, seorang penulis teknologi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam bidang TI dan infrastruktur digital. Saya lulusan Sarjana Ilmu Komputer dan memiliki keahlian khusus di bidang cloud computing, layanan hosting, keamanan siber, dan teknologi terbaru. Di Wowrack, saya mengubah penjelasan teknis menjadi informasi yang mudah dipahami.

Share this post on social media:

Tinggalkan komentar



Konsultasikan Sekarang!
Isi form berikut dan tim kami akan menghubungi Anda untuk memberikan solusinya

    © 2026 Wowrack dan afiliasinya. Hak cipta dilindungi undang-undang.