Sebuah perusahaan yang diharuskan untuk memiliki data center sendiri untuk memenuhi kebutuhan internet dan IT perusahaannya. Namun data center ini tidak harus dikelola sendiri Anda bisa menggunakan penyedia remote hands.
Karena bisa saja data center ini berlokasi di bangunan lain kota atau negara lain atau bahkan bisa dengan menggunakan sistem sewa server melalui provider penyedia layanan kebutuhan IT. Tentu memiliki data center tersendiri harus lebih cermat dan teliti terkait pemeliharaan dan monitoringnya.
Pernahkah Anda berpikir tentang suatu kejadian dimana tiba-tiba data center milik perusahaan Anda terkena masalah teknis yang menyerang secara mendadak? Bagaimana cara mengatasinya? Tentu downtime adalah hal yang sangat dihindari karena dapat menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi perusahaan.
Sistem-sistem keamanan akan berhenti berfungsi, website perusahaan juga akan mengalami masalah dan tidak bisa diakses dengan lancar, akibatnya bisa saja banyak prospek konsumen akan meninggalkan website yang sedang down dan tidak bisa diakses tersebut.
Salah satu solusi yang ada adalah mempercayakan pada provider penyedia layanan remote hands yang mampu membantu dan menghandle kemungkinan apapun yang dapat terjadi di data center. Team atau teknisi IT ini biasa disebut sebagai remote hands.
Apa itu Remote Hands?
Remote Hands adalah seseorang atau bisa juga dua orang atau lebih, dan team, yang bertugas untuk selalu standby pada sebuah data center.
Tugas dari seorang remote hands adalah untuk monitoring, maintenance, serta mengatasi troubleshooting yang terjadi secara fisik pada perangkat keras / hardware yang ada pada data center.
Seperti yang kita ketahui, error dan kerusakan yang terjadi pada data center bisa disebabkan oleh human error, atau juga bisa dari fisik perangkat atau hardware yang ada pada data center itu sendiri.

Misalnya sebuah perusahaan di Surabaya memiliki data center di Jakarta. Dan suatu ketika, perusahaan di Surabaya tersebut membutuhkan restart dari server data center yang ada di Jakarta. Tentu tidak mungkin beberapa orang dari Surabaya harus ke Jakarta terlebih dahulu untuk menekan tombol restart.
Maka dari itu diperlukan satu atau lebih orang yang diberikan wewenang untuk mengakses data center yang ada di Jakarta. Sehingga ketika terjadi kebutuhan untuk melakukan sesuatu secara fisik, tidak bisa dilakukan melalui sistem internet dan cloud, maka peran remote hands sangat membantu untuk efisiensi waktu dan penyelesaian masalah.
Namun tidak semua orang atau teknisi bisa menjadi remote hands. Seseorang ini harus paham betul tentang komputer, internet, server, pemrograman, dan cakupan IT yang lainnya. Karena pekerjaan pada data center sangat beresiko.
Jika tidak paham benar tombol mana yang harus ditekan atau kabel mana yang harus dilepaskan, salah-salah malah bisa menyebabkan kerusakan pada data center dan akibatnya server bisa down selama berjam-jam. Maka dari itu, tidak semua orang bisa dengan bebas keluar masuk dari data center.
Manfaat Menggunakan Remote Hands
Mengapa Anda perlu bantuan remote hands? Alasan utama tentu adalah efisiensi dan lebih menghemat waktu. Manfaat lainnya adalah adalah Anda tetap dapat mengakses dan mengontrol sistem yang dimiliki secara jarak jauh.
1. Menghemat Waktu Perjalanan
Waktu adalah uang. Jika semua hal teknis bisa dikerjakan dan diselesaikan secara cepat tanpa membutuhkan waktu yang lama, kenapa Anda perlu harus turun tangan sendiri menanganinya? Bukankah lebih baik untuk mempercayakan kepada orang yang tepat agar masalah hardware dan kesalahan teknis dapat diselesaikan dengan cepat dan aman karena berada pada tangan yang tepat.
2. Lebih Cepat Diperbaiki
Ada banyak yang dipertaruhkan jika website mengalami masalah dan terjadi downtime. Bisnis terutama bisnis online tidak akan berjalan secara lancar dan akan berhenti beroperasi jika terkena downtime. Bayangkan berapa jumlah kerugian yang bisa diterima?
Maka dari itu, untuk masalah teknis yang harus diselesaikan secara fisik, Anda tinggal mempercayakan kepada fasilitas remote hands, sedangkan yang perlu Anda dan team kerjakan adalah memperbaiki dari sistem komputerisasi itu sendiri.
3. Dapat Fokus Pada Sistem Internal
Anda dan team IT di perusahaan dapat berfokus mengatasi dan menghindari masalah yang terjadi pada internal sistem, sedangkan layanan ini akan menghindari dan menyelesaikan masalah teknis secara fisik serta dalam waktu yang singkat.
4. Mendapatkan Talenta Profesional
Saat ini sudah banyak provider yang menyediakan layanan remote hands. Sehingga apabila Anda tidak memiliki tenaga ahli di bidang IT yang mampu untuk mengatasi masalah-masalah teknis yang ada pada data center, telah tersedia banyak pilihan jalan keluar melalui provider penyedia layanan ini.
5. Keamanan Terjamin
Tidak perlu takut akan tingkat keamanannya, karena tentu setiap perusahaan provider memiliki prosedur masing-masing yang mengutamakan kenyamanan, kebutuhan, serta keamanan bagi klien-kliennya.
Tentu tidak mungkin bagi sebuah provider penyedia layanan mengambil resiko memberikan layanan yang tidak baik, karena semua akan berakhir pada tingkat kepercayaan konsumen serta nama baik dan branding perusahaan yang dipertaruhkan.
6. Biaya Lebih Murah
Mengapa harus berinvestasi dengan menggunakan fasilitas remote hands yang ditawarkan dari provider-provider penyedia layanan IT? Karena jika dihitung-hitung secara finansial, maka masih akan terhitung sebagai sebuah keuntungan. Karena pada dasarnya berinvestasi pada fasilitas ini akan berlaku secara jangka panjang dan dapat memberikan banyak manfaat yang positif kepada perusahaan.
7. Mendapatkan Akses Ke Teknologi Terbaru
Kemudian, apa tantangan yang terdapat pada persaingan bisnis layanan remote hands ini? Tentu persaingan antar beberapa provider yang menyediakan layanan. Teknologi akan terus dan terus mengalami perubahan serta akan semakin berkembang dengan pesat.
8. Aktif 24 jam / 7
Kabar baiknya penyedia layanan perbaikan ini mereka stay di lokasi data center 24/7, sistem mereka adalah 3 shift, sehingga jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan layanan ini, Anda tidak perlu menunggu keesokan hari untuk memperbaiki server.
Bagaimana Cara Kerja Remote Hands?
1. Tim IT Mengirim Permintaan
Tim IT Anda pertama-tama menghubungi penyedia layanan remote hands jika butuh bantuan untuk memperbaiki masalah teknis pada hardware server di colocation data center.
2. Penyedia Memverifikasi Permintaan
Penyedia layanan akan memverifikasi apakah Anda adalah pemilik server, selanjutnya akan mencatat permintaan Anda dan mengecek apakah permintaan Anda dapat dikerjakan oleh penyedia layanan atau tidak.
3. Teknisi Melakukan Pengecekan
Teknisi dari penyedia layanan yang berada di lokasi perangkat akan melakukan pemeriksaan secara langsung. Pemeriksaan perangkat hanya dilakukan berdasarkan permintaan dari Anda, sehingga penyedia layanan tidak akan melakukan hal yang memang bukan tanggung jawabnya.
4. Teknisi Menjalankan Instruksi
Setelah mengetahui kondisi perangkat yang akan diperbaiki, teknisi akan menjalankan perintah sesuai instruksi yang Anda berikan. Sebaiknya pada proses ini, Anda memberikan instruksi yang jelas, terarah dan tercatat.
5. Dokumentasi dan Konfirmasi
Setelah pekerjaan teknisi remote hands telah menyelesaikan permintaan, dari pihak mereka akan memberikan laporan kepada Anda berupa dokumentasi hasil pekerjaan, foto kondisi server saat ini, dan dapat membuat laporan khusus dari request Anda
6. Pembayaran
Layanan ini tidaklah gratis, sehingga Anda harus membayar biaya yang telah disepakati, hitungan biaya biasanya dihitung dari berapa lama masalah dapat diatasi oleh penyedia layanan.
Apa Saja Cakupan Tugas Remote Hands?
1. Restart dan Power Cycle Server
Layanan remote hands dapat Anda suruh untuk melakukan restart server, restart router atau restart hub yang mengalami kendala dan tidak dapat ditangani tim internal Anda.
2. Pengecekan Hardware
Anda dapat meminta bantuan teknisi di data center untuk melakukan pemeriksaan perangkat server dan perangkat IT di colocation atau data center, lebih detailnya Anda dapat meminta bantuan untuk mengecek indikator LED, koneksi, power supply, serta komponen hardware lainnya.
3. Cabling
Penyedia layanan remote hands dapat dimintai bantuan untuk pemasangan, pelepasan, penggantian, dan penataan kabel jaringan pada server mulai dari awal server dibuat hingga proses maintenance server.
4. Pembuatan Rack Server
Teknisi juga dapat membantu tim internal IT ada dalam memasang, melepas, dan menata perangkat seperti server dan perangkat jaringan lainnya pada rack colocation.
5. Hardware Replacement
Jika terdapat kendala pada hardware server dan harus mengganti perangkat dengan sesegera mungkin, Anda bisa memanggil layanan remote hands guna membantu mengganti komponen hardware yang mengalami kerusakan, contoh hardware yang dapat dibantu antara lain pemasangan hard drive, mengganti SSD, RAM, power supply, atau komponen lainnya sesuai instruksi.
6. Inventory dan Dokumentasi
Anda dapat meminta bantuan teknisi untuk melakukan pengecekan inventaris perangkat, memfoto perangkat, mencatat hardware, melakukan pelabelan, serta membuat dokumentasi hasil pekerjaan.
7. Shipping dan Receiving
Penyedia layanan selanjutnya menyediakan sistem pengiriman perangkat dan penerimaan perangkat yang dikirim dari luar kota ke data center. Lalu tugas mereka mencatat informasi perangkat, serta memastikan barang ditempatkan di lokasi penyimpanan yang diminta.nter.
8. Decommissioning
Anda dapat meminta bantuan penyedia layanan ini untuk melepaskan perangkat yang sudah tidak digunakan. Detail pekerjaannya antara lain mematikan perangkat, melepas kabel yang terhubung, mengeluarkan perangkat dari rack. Setelah perangkat sudah dilepas, teknisi dapat Anda minta untuk melakukan inventarisasi, dokumentasi, packing, pelabelan, dan pengiriman. Dengan menggunakan layanan ini, jika server Anda ingin dikirim kembali ke kantor Anda, sehingga tim Anda tidak perlu lagi datang ke lokasi data center. Apakah perangkat akan aman? ya, karena pekerjaan ini terdokumentasi dengan baik.
9. Troubleshooting
Layanan ini dapat membantu Anda memperbaiki atau melakukan troubleshooting pada server yang sedang mengalami masalah. Tidak hanya server, penyedia layanan juga dapat memperbaiki koneksi kabel, memperbaiki perkabelan listrik, memperbaiki jika ada permasalahan pada koneksi internet. Hasil perbaikan akan dilaporkan kepada tim IT Anda agar tidak ada hal yang tidak diinginkan
Perbedaan Basic Remote Hands dan Smart Remote Hands
Menggunakan fasilitas remote hands sangat menolong, karena respon yang cepat berarti waktu downtime yang semakin singkat. Layanan ini mampu menangani berbagai masalah-masalah teknis. Namun ada dua macam remote hands yaitu Basic dan Smart.
Tugas-tugas dari Basic remote hands seperti misalnya adalah masalah-masalah teknis yang biasa terjadi, yaitu misalnya adalah sebagai berikut :
- Masalah kabel yang meliputi pemindahan, pengamanan atau pemasangan kabel yang ada
- Tugas-tugas internal di data center seperti menyusun peralatan racking, memindahkan dan membuang kotak atau peralatan, serta pembersihan dasar ruangan
- Manajemen staf remote hands, yang dapat memverifikasi tentang status fisik perangkat, penggantian peralatan-peralatan modular, kabel serial plug-in dan masih banyak yang lainnya
- Melakukan fungsi-fungsi manual mulai dari pengujian rangkaian dasar dan diagnostik sampai dengan migrasi rangkaian lanjutan dengan berkoordinasi dengan penyedia operator / ISP
- Melakukan manajemen media, seperti swapping drive media penyimpanan atau removable media
- Mereka juga dapat melakukan penyediaan inventaris dan melakukan audit penuh atau parsial terkait dengan pelabelan perangkat, memotret ruang dan peralatan serta pelacakan perangkat
- Remote hands juga dapat melakukan packing, pelabelan, pembongkaran serta inventarisasi kotak dan peralatan di data center

Lain halnya dengan smart remote hands, mereka melakukan cakupan tugas yang lebih kompleks daripada Basic. Layanan yang dilakukan smart remote hands ini mencakup pengelolaan peralatan Colocation, pengaturan Firewall, media dan manajemen, konfigurasi kabel yang rumit, pengujian peralatan dan pemecahan masalah, pengujian sirkuit, serta mengatasi masalah rak dan penyusunan.
remote hands dan Smart Hands pada data center akan sangat membantu apabila Anda atau perusahaan Anda tidak memiliki sumber daya atau tenaga yang tersedia untuk mengelola tugas-tugas teknis seputar IT perusahaan Anda.
Jasa remote hands juga bisa digunakan untuk orang yang biasanya sering melakukan pekerjaannya di luar kota namun membutuhkan seseorang yang mampu dan dipercaya ketika terjadi keadaan darurat. Inilah alasan mengapa Anda perlu memanfaatkan teknisi yang berpengalaman pada sebuah data center.
Penyedia Layanan Remote dan Smart Hands di Indonesia
Penyedia layanan remote hands di Indonesia ada dua kategori, pertama penyedia data center atau colocation, yang kedua adalah penyedia pihak ketiga layanan remote hands atau managed service.
Contoh penyedia layanan pihak ketiga adalah Wowrack, kelebihan dari Wowrack adalah Anda bisa menghubungi kapan saja, karena bantuan teknis aktif 24/7
Waktu kerja adalah hal paling penting dalam hal troubleshooting server, apalagi jika sampai server mengalami downtime pada jam off karyawan. Tim IT internal akan kesulitan jika datang langsung ke lokasi data center.
Kelebihan selanjutnya adalah cakupan yang luas, mulai remote hands hingga smart hands, cakupan kerjanya antara lain
- Remote hands, tim akan fokus pada tindakan inspeksi fisik secara visual, power cycling (reboot perangkat), pengecekan lampu indikator LED/status PDU, rack and stack (pemasangan/pembongkaran perangkat), pelabelan kabel, hingga bantuan shipping & receiving.
- Smart hands memiliki cakupan yang lebih teknis lagi terkait server, yaitu mencakup setting server dari awal, membuat jaringan (switch, router, firewall) untuk server, melakukan troubleshooting perangkat keras, hingga Anda bisa meminta mereka melakukan pendampingan migrasi cloud.

