Infrastruktur IT yang fleksibel kini sudah menjadi kebutuhan krusial bagi perusahaan modern. Salah satu contohnya adalah migrasi dari server konvensional ke cloud server dengan alasan keamanan dan efisiensi yang lebih maksimal.Â
Hanya saja, banyak perusahaan yang masih memiliki PR untuk dipecahkan, yakni bagaimana cara memilih cloud server terbaik?
Perlu Anda ketahui, memilih cloud server yang tepat adalah langkah awal yang akan menentukan kenyamanan, keamanan dan efisiensi operasional perusahaan Anda. Bahkan, keputusan ini juga akan sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan perusahaan.
Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk beralih ke cloud server, yuk cari tahu bagaimana tips memilih perusahaan cloud server yang tepat.
Kenali Apa Itu Cloud Server Terlebih Dahulu
Sebelum masuk ke pembahasan utama, mungkin tidak sedikit dari Anda yang masih membutuhkan penjelasan mengenai apa itu cloud server.
Secara sederhana, cloud server merupakan server virtual yang dijalankan secara komputasi awan (cloud computing). Layanan server ini memanfaatkan jaringan server yang saling terintegrasi, sehingga pengelolaan menjadi lebih mudah, scalable, dan fleksibel.

Dalam operasional perusahaan, cloud server umumnya digunakan untuk kebutuhan menyimpan data, menjalankan aplikasi, mengelola website perusahaan, menjalankan sistem ERP, CRM dan masih banyak fungsi lainnya. Pemanfaatan yang sangat fleksibel dan luas inilah yang menjadikannya strategis untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.
Mengapa Perusahaan Membutuhkan Server Cloud?
Dari penjelasan singkat di atas, bisa dilihat bagaimana keunggulan cloud server dibandingkan dengan server konvensional.Â
Namun, lebih dari itu, ada beberapa alasan lain yang menjadikan perusahaan ‘wajib’ untuk menggunakan cloud server. Berikut ini beberapa alasan yang dimaksud.
1. Efisiensi Biaya
Salah satu alasan utama mengapa perusahaan sangat disarankan untuk segera migrasi ke cloud server adalah efisiensi biaya dengan nominal cukup besar. Ya, perusahaan tidak lagi membutuhkan biaya perawatan server fisik atau upgrade perangkat dengan harga yang tidak murah.
Investasi besar di awal untuk pembelian server fisik pun tak perlu dilakukan. Perusahaan hanya perlu membayar biaya langganan, dan biaya tambahan ketika ingin menambah kapasitas cloud.
2. Fleksibel dan Skalabilitas
Fleksibilitas juga bisa dirasakan perusahaan ketika menggunakan layanan cloud server. Di mana perusahaan dapat dengan leluasa menambah atau mengurangi kapasitas server sesuai dengan kebutuhan.
Ketika trafik sedang meningkat, kapasitas server bisa dengan mudah ditambah. Begitu juga sebaliknya, sehingga kecepatan server tetap maksimal tanpa ada yang mubazir.
3. Keamanan Lebih Baik
Ketika Anda memilih cloud server professional, layanan keamanan yang digunakan sudah mumpuni. Yang mana sistem keamanan yang digunakan berlapis, sehingga mampu memproteksi data perusahaan dari serangan siber.
Di samping itu, sistem keamanan yang digunakan juga sudah mendukung backup otomatis. Artinya, perusahaan tidak perlu khawatir dengan database perusahaan dalam jangka waktu panjang.
4. Akses Mudah
Kini, tim perusahaan dapat mengakses data maupun aplikasi perusahaan dengan mudah, kapan saja dan di mana saja. Dengan catatan, ada jaringan internet sebagai jembatan untuk mengakses cloud server.
Keunggulan ini menjadikan karyawan bisa dengan mudah menyelesaikan pekerjaan hybrid. Alhasil, produktivitas perusahaan pun meningkat.
Keunggulan-keunggulan tersebut menunjukkan bahwa cloud server adalah inovasi yang sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan.
Mengenal Jenis-Jenisnya
Setelah mengetahui keunggulan layanan ini, lantas apakah Anda bisa langsung berlangganan cloud server? Sebentar dulu, sebelumnya Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis cloud server. Sehingga saat berlangganan nanti, Anda mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Di bawah ini beberapa jenis cloud server:
1. Private Cloud
Untuk perusahaan berskala besar, private cloud adalah layanan terbaik yang bisa dipilih. Cloud server ini merupakan layanan ekslusif yang hanya dapat diakses/digunakan oleh satu perusahaan.
Kelebihan yang ditawarkan pun sangat menguntungkan, yakni:
- Kontrol dan tingkat keamanan tinggi
- Cocok untuk perusahaan dengan regulasi ketat
Kekurangan:
- Biaya langganan mahal
- Pengelolaan kompleks, dan membutuhkan kemampuan tinggi
2. Public Cloud
Jika private cloud dianggap terlalu mahal untuk perusahaan menengah-kecil, maka public cloud bisa menjadi alternatif. Layanan ini merupakan cloud yang infrastruktur dan pengelolaannya dilakukan oleh penyedia layanan, serta dapat diakses oleh banyak pengguna.
Beberapa contoh public cloud yang terkenal adalah Microsoft Azure, Google Cloud, dan AWS.
Kelebihan dari public cloud antara lain:
- Biaya langganan relatif terjangkau
- Skalabilitas tinggi
- Akses dan kontrol mudah
Kekurangan:
- Tidak cocok untuk data yang bersifaf sensitif
- Kontrol terbatas

3. Hybrid Cloud
Gabungan private dan public cloud melahirkan hybrid cloud dengan keunggulan fleksibilitas yang lebih tinggi. Layanan ini memungkinkan perusahaan Anda untuk melakukan kontrol dengan lebih mudah tanpa perlu mengeluarkan biaya besar seperti berlangganan private cloud.
Berikut beberapa keunggulan hybrid cloud:
- Fleksibilitas tinggi
- Dapat digunakan untuk kebutuhan pengolahan data sensitif dan nonsensitif
Kekurangan:
- Konfigurasi membutuhkan kemampuan khusus, cenderung rumit
Dengan memahami perbedaan dari setiap jenis cloud di atas, Anda akan lebih mudah memilih cloud server yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih
Ini dia yang Anda tunggu, apa saja tips-tips penting dalam memilih cloud server untuk perusahaan? Dalam hal ini, Anda bisa mempertimbangkan beberapa faktor berikut:
1. Kebutuhan Perusahaan dan Beban Kerja
Pertama kali yang harus Anda lakukan sebelum memilih layanan cloud server adalah melakukan analisis kebutuhan bisnis. Mulai dari seberapa besar trafik harian dan bulanan dalam perusahaan, berapa kapasitas penyimpanan minimal yang dibutuhkan, serta aplikasi apa saja yang perlu dijalankan.
Dengan memahami kebutuhan tersebut, Anda bisa menentukan pilihan tanpa khawatir salah dalam mengambil keputusan.
2. Keamanan dan Proteksi Data
Faktor krusial yang harus menjadi prioritas Anda dalam cara memilih cloud server adalah keamanan dan proteksi data perusahaan. Biasanya, keamanan yang maksimal akan didapatkan melalui beberapa fitur berikut:
- Firewall
- Enkripsi data
- Proteksi DDoS
- Sistem backup dan disaster recovery
Tentu, sistem keamanan tersebut harus sudah sesuai dengan standar internasional.
3. Skalabilitas Layanan
Pada dasarnya, trafik perusahaan sifatnya sangat fleksibel, yakni dapat mengalami peningkatan dan penurunan yang cukup signifikan. Kemungkinan ini mengharuskan Anda untuk memilih cloud server yang menawarkan kemudahan dalam penambahan kapasitas.
Dengan begitu, ketika skalabilitas atau trafik perusahaan sedang naik, Anda bisa dengan mudah menambah kapasitas server dan pertumbuhan perusahaan pun dapat terus disupport.
4. Kinerja dan Uptime
Setiap perusahaan penyedia layanan cloud server menyediakan jaminan uptime berbeda.Â
Namun idealnya, Anda memilih layanan cloud server dengan uptime minimal 99,9%. Tujuannya yakni untuk memastikan operasional bisnis Anda dapat terus berjalan tanpa ada gangguan.
5. Dukungan Teknis
Masalah dukungan teknik pasca berlangganan sayangnya masih menjadi kendala yang kerap ditemui perusahaan. Salah satu penyebabnya yakni karena salah memilih cloud server.Â
Jadi, pastikan Anda memilih perusahaan penyedia cloud server yang menawarkan dukungan Teknik 24/7 dan didukung oleh tim IT kompeten.
Layanan pelanggan yang profesional dan responsif juga menjadi nilai plus untuk dipertimbangkan dengan baik.
6. Lokasi Data Center
Tidak dapat dimungkiri, lokasi data center sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses dan regulasi.Â
Contohnya, ketika perusahaan Anda beroperasional di Indonesia, maka memilih perusahaan cloud server yang lokasi data centernya berada di wilayah Asia adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan performa maksimal.
7. Pertimbangkan Biaya
Transparansi sangat dibutuhkan dalam berlangganan layanan cloud server. Yang aman Anda sangat dihimbau untuk tidak tergiur dengan biaya murah.Â
Namun, pastikan untuk memeriksa detail biaya secara rinci, termasuk biaya backup, biaya bandwidth, dan biaya tambahan lainnya.
Pastikan seluruh biaya yang harus Anda keluarkan dijelaskan secara transparan dan rinci, sehingga tidak ada pembengkakan biaya tak terduga.
Selain mempertimbangkan beberapa faktor di atas, Anda juga bisa mengikuti beberapa tips memilih cloud server berikut ini:
- Bandingkan beberapa perusahaan penyedia cloud server, lalu temukan 2 yang terbaik untuk dibandingkan kembali.
- Lakukan audit kebutuhan IT perusahaan.
- Manfaatkan layanan free trial untuk mengetahui kualitas layanan yang diberikan.
- Cek review penyedia cloud server secara cermat.
- Pastikan perusahaan penyedia cloud server sudah menyediakan SLA (Service Level Agreement) yang jelas dan transparan.
Beberapa tips di atas mungkin terlihat sederhana, tetapi dengan pendekatan yang baik dan maksimal, Anda akan terhindari dari risiko salah memilih cloud server.
Pasalnya, kesalahan dalam memilih layanan cloud server dapat memberikan dampak jangka panjang yang sangat merugikan perusahaan. Mulai dari pembengkakan biaya hingga kebocoran data sensitif perusahaan.
Jadi, pastikan kembali sebelum memilih cloud server untuk perusahaan, Anda sudah menimbang matang-matang. Baik dari segi layanan yang diberikan, biaya dan juga kebutuhan perusahaan.
Pilih perusahaan yang sudah dikenal profesional dan memiliki rekam jejak baik untuk menghindari risiko di kemudian hari.
Layanan Cloud Server Indonesia
Kalau bisnis Anda butuh server yang benar-benar bisa diandalkan, Cloud Server Wowrack bisa menjadi pilihan untuk bisnis Anda. Server Wowrack sudah bergaransi SLA 99,9% ISO 27001 sehingga dapat berjalan stabil, akses cepat, dan performa konsisten karena sudah bersifat dedicated. Tidak berbagi dengan pengguna lain, jadi risiko lambat hampir tidak ada.
Infrastruktur Wowrack juga dibangun di data center berstandar internasional. Keamanan dijaga ketat, mulai dari sistem jaringan hingga perlindungan data.Â
Cocok untuk website bisnis, aplikasi internal, sistem keuangan, sampai layanan digital yang harus aktif tanpa gangguan.
Konsultasikan kebutuhan cloud Anda hari ini, kami siap berkembang bersama bisnis Anda.
Semoga pembahasan dan tips singkat di atas membantu Anda dalam memilih cloud server yang tepat untuk perusahaan!




